Lebih dari 100 Ponton Beroperasi, Hanya 3 Diamankan — Warga Keranggan-Tembelok Belum Nikmati Hasil Lautnya Sendiri

MENTOK, Harian62.info -

Aktivitas penambangan timah di perairan Keranggan dan Tembelok, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, terus memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat. Meski terlihat jelas ratusan ponton beroperasi di kawasan tersebut, namun dalam setiap penertiban, jumlah yang diamankan sangat sedikit.

 
Lebih dari Seratus Ponton, Hanya Tiga yang Ditindak
 

 

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, tercatat lebih dari 100 unit ponton beroperasi di perairan Keranggan dan Tembelok. Namun yang menarik perhatian warga, saat aparat melakukan penindakan, jumlah ponton yang diamankan tidak sebanding dengan jumlah yang beroperasi — bahkan dikabarkan hanya tiga unit ponton yang disita.


 
Warga mempertanyakan: mengapa penindakan terasa belum menyasar keseluruhan pelaku? Apakah hanya ponton-ponton tertentu yang menjadi sasaran, sementara yang lain tetap beroperasi tanpa gangguan?


 
Kekayaan Laut Hanya Dinikmati Segelintir Pihak
 
Pertanyaan yang tak kalah penting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat setempat. Selama ini, hasil timah dari laut Keranggan tidak dirasakan secara merata oleh warga Kelurahan Keranggan.


 
Warga menyebut adanya sekelompok oknum yang mengatasnamakan kepentingan kampung, namun jatah yang diterima tidak sampai ke masyarakat luas.


 
"Kami hanya penonton di laut sendiri. Ponton-ponton itu ramai beroperasi, tapi yang menikmati hasilnya hanya segelintir orang. Kalau kami minta jatah atau sisa timah, justru dihalangi. Di mana keadilannya?" ungkap salah satu warga Keranggan.


 
Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada penyitaan ponton semata, tetapi juga menelusuri aliran hasil tambang tersebut dan memastikan masyarakat setempat benar-benar mendapatkan bagian yang layak dari kekayaan di wilayahnya sendiri.


 
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai mengapa jumlah ponton yang diamankan sangat minim dibandingkan jumlah yang beroperasi, maupun terkait pengelolaan hasil tambang yang diduga hanya dinikmati segelintir pihak tersebut.



⚠️ Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi dan keluhan yang berkembang di masyarakat setempat. Masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait jumlah ponton yang beroperasi, penindakan yang telah dilakukan, serta mekanisme pembagian hasil tambang di kawasan tersebut.
Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

نموذج الاتصال