Keterangan foto, Alvin tokoh pemuda Kota Pematangsiantar ,menyuarakan siapa pun yang akan terpilih calon rektor Universitas Simalungun (USI) pemilihan periode 2026 -2030 , utamakan memajukan Universitas Simalungun (USI)
Kota Pematangsiantar,Media Harian 62.Info-Universitas Simalungun (USI) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Berdiri sejak 1965 dibawah naungan yayasan Universitas Simalungun( USI), telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah Kota Pematangsiantar.
Menanggapi hal tersebut salah satu tokoh pemuda yang biasa di panggil Alvin, mengatakan Kampus Universitas Simalungun (USI) telah tamatkan ribuan mahasiswa setiap tahunnya sebuah potensi besar untuk melakukan sebuah perubahan kearah yang lebih baik ,dan
mengingatkan kembali kepada calon rektor yang akan terpilih memimpin kampus Universitas Simalungun (USI) periode 2026-2030 di utamakan kepentingan bersama-sama memajukan Universitas Simalungun (USI) dari pada kepentingan pribadi atau golongan yang mempunyai kepentingan, peryataan itu disampaikannya pada Selasa 27/10/2026.
"Selanjutnya, dimana Universitas Simalungun(USI) memiliki lahan yang sangat luas bahkan ada fakultas hukum, fakultas teknik, fakultas ekonomi, fakultas fkip, fakultas pertanian, dan ada juga tingkat pascasarjana (S2), berbagai jurusan lainnya mempunyai banyak alumni yang telah berhasil dan memiliki pekerjaan,ujar Alvin.
"Ia juga menambahkan, harapan jika terpilihnya pemimpin yang baru membawa perubahan yang lebih baik dari sebelumnya, demi kemajuan kampus yang di banggakan selama ini.
"Bahkan di tengah masyarakat bahwa Universitas Simalungun(USI) memiliki pengalaman untuk mencerdaskan generasi pelajar kota Pematangsiantar,bahkan dari Kabupaten Simalungun hingga dari luar daerah,ucap Alvin.
Diakhir penyampaian Alvin , dierah zaman ini tentunya Orangtua inginkan anaknya masuk ke Universitas untuk meraih gelar sarjana dan mengharapkan wisuda dan meraih gelar sarjana.Selain tuntutan perkembangan zaman, dimana setelah selesai pendidikan di tingkat S1 dan S2 untuk memperoleh pekerjaan yang baik harus minimal memiliki gelar sarjana,pungkas Alvin .
(Laporan Josep Opranto Sagala)


