PONTIANAK,harian62.info –
Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau melalui penyaluran bantuan air bersih. Kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, guna memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh masyarakat yang masih mengandalkan air hujan sebagai sumber utama kebutuhan rumah tangga.
Merespons kondisi tersebut, BWS Kalimantan I bersama PMI menyalurkan bantuan air bersih secara langsung ke permukiman warga sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA BWS Kalimantan I Pontianak, Ir. Fadiah, S.T., M.T., mengatakan bahwa penyaluran bantuan air bersih tidak hanya dilakukan di Kecamatan Pontianak Utara, tetapi juga telah menjangkau sejumlah daerah lain yang terdampak kekeringan di Kalimantan Barat.
Menurutnya, BWS Kalimantan I yang merupakan unit kerja di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat melakukan distribusi air bersih ke berbagai lokasi yang membutuhkan.
> "Banyak wilayah yang terdampak kekeringan. Kami dari BWS Kalimantan I sebagai unit kerja Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan distribusi air bersih di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Siantan, Pondok Pesantren Darut Tauhid, Desa Sungai Rengas, dan pada 5 Agustus kami juga menyalurkan bantuan ke Desa Temiang Mali, Kabupaten Sanggau," ujar Fadiah.
Fadiah menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada kondisi darurat akibat berkurangnya ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
> "Kami berharap bantuan air bersih yang disalurkan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat serta memberikan manfaat bagi warga yang terdampak," tutur Fadiah.
Lebih lanjut, Fadiah menegaskan bahwa BWS Kalimantan I akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PMI, BPBD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah penanganan apabila dampak kekeringan semakin meluas.
Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen BWS Kalimantan I dalam mendukung pelayanan publik di bidang sumber daya air, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya mitigasi bencana kekeringan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BWS Kalimantan I berharap masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih, di tengah tantangan musim kemarau dan perubahan iklim.
(Bsg-Red)



