KUCHING, MALAYSIA H62 INFO — Tentara Darat Malaysia (TDM) menggagalkan dugaan upaya penyelundupan 2.450 karton rokok ke Indonesia melalui jalur tidak resmi di kawasan Serikin, Kuching, dalam operasi pengamanan perbatasan Op Keris Parang, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan laporan Malaysia Tribune, kegiatan tersebut terdeteksi sekitar pukul 05.00 waktu setempat, ketika personel Divisi Infanteri Pertama Malaysia (1 Div) melihat sebuah kendaraan pikap berpenggerak empat roda melaju mencurigakan menuju jalur tidak resmi di perbatasan Malaysia–Indonesia.
Kendaraan yang dikemudikan seorang pria warga negara Malaysia itu ditutupi terpal biru pada bagian bak belakang. Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut sekitar 400 meter dari garis perbatasan.
Hasil pemeriksaan menemukan berbagai barang terkendali dan barang ritel tanpa dokumen perjalanan maupun dokumen pendukung muatan yang sah.
Total nilai sitaan mencapai RM194.850
Dalam operasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang, yakni:
- 2.450 karton rokok senilai RM83.300.
- Satu unit kendaraan penggerak empat roda senilai RM110.000.
- Dua unit telepon seluler senilai RM800 dan RM700.
- Satu tas selempang senilai RM50.
Total nilai keseluruhan barang sitaan dilaporkan mencapai RM194.850.
Pria yang mengemudikan kendaraan beserta seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Bau untuk proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Pengawasan perbatasan menjadi sorotan
Keberhasilan penggagalan tersebut kembali menyoroti pentingnya pengawasan jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Malaysia–Indonesia yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan penyelundupan lintas negara.
TDM menyatakan patroli dan pengamanan perbatasan akan terus ditingkatkan guna mencegah aktivitas ilegal. Masyarakat maupun pihak yang memiliki informasi mengenai dugaan pelanggaran lintas batas juga diimbau menyampaikan informasi kepada petugas berwenang.
Dari perspektif pengawasan lintas negara, pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa penanganan penyelundupan tidak cukup hanya dengan menyita barang. Penelusuran asal-usul barang, kepemilikan muatan, tujuan pengiriman, serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain juga penting dilakukan apabila ditemukan indikasi yang mendukung.
Terlebih, apabila barang tersebut diduga akan dipasarkan di Indonesia, koordinasi antara aparat Malaysia dan instansi berwenang di Indonesia dapat menjadi bagian penting dalam menelusuri jalur distribusi serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai.
Meski demikian, dugaan tindak pidana dan keterlibatan pihak lain tetap harus dibuktikan melalui proses hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan.
Sumber: Malaysia Tribune, laporan mengenai penggagalan penyelundupan 2.450 karton rokok oleh Tentara Darat Malaysia di Serikin, Kuching.(Red)


