Keterangan foto dilokasi pengerjaan proyek Jalan menuju lapangan tembak di Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari,Kota Pematangsiantar ,Abaikan K3,dan limbah galian menumpuk di bahu jalan, hingga memicu penyempitan akses jalan
Sumatra Utara,Kota Pematangsiantar,Media Harian62.Info-Proyek jalan menuju Standar jalan lapangan tembak (lanjutan) sumber dana APBD Kota Pematangsiantar Tahun 2026 ,masa pengerjaan seratus dua puluh hari kalender senilai Rp.199.450.000.00,(Seratus sembilan puluh sembilan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) penyedia jasa CV . Michael Herryand Mandiri,Deddy Aryanto Purba direktur, berlokasi di jalan lapangan tembak ,Kelurahan Setia Negara, kecamatan Siantar Sitalasari ,Kota Pematangsiantar ,menuai sorotan publik .Pasalnya ,kondisi di lapangan pengerjaan tidak sesuai SOP Dinas PUPR Kota Pematangsiantar,dan berdampak membahayakan pengguna jalan masyarakat yang melintas .
Pantauan Wartawan Media Harian 62.Info di lokasi pada Selasa (21/10/2026) pukul 14:24 Wib ,kondisi pekerjaan sangat memprihatinkan .Di sisi kanan jalan terlihat pembangunan drainase beberapa tutup U-Ditch dibiarkan terbuka menganga tanpa pengaman . Kemudian, akibat limbah tanah galian menumpuk di bahu jalan, memicu penyempitan akses jalan masyarakat sekitar yang melintas .Pekerjaan sudah seharusnya diterapkan sistim tahapan pembersihan limbah galian batu,tanah yang menumpuk di bahu jalan.
Sementara itu, para pekerja abaikan kelengkapan K3 (ADP),dua orang pekerja di lokasi tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helem proyek ,rompi dan sepatu safety,padahal itu merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) wajib dalam Permen PUPR tentang Sistem Manajemen Keselamatan konstruksi.
Pihak pekerja yang mengaku Bapak Hendri dikomfirmasi prihal pengerjaan proyek tersebut,tidak mengerti,dan ia katakan ,lebih lanjut konfirmasi kepada pihak pemborong /pengawas proyek Marga Saragih ,pada saat ini belum ada datang kemari."Dan beliau (pemborong /pengawas ) datang kelokasi pengerjaan proyek sekira satu minggu sekali dan kadang tidak menentu , Ujarnya dengan singkat.
Terkait temuan tersebut ,agar pihak Dinas PUTR Kota Pematangsiantar turun langsung melakukan pengawasan dan penindakan ,dikarenakan pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai SOP, tentunya agar kualitas pekerjaan sesuai RAB dan tidak membahayakan masyarakat yang melintas .
Laporan Josep Opranto Sagala)


