ICMI Papua Barat Daya Gelar FGD 20 Oktober, Refleksi Perjalanan Suku Besar Moi Menuju Satu Abad Peradaban Injil di Malamoi

 

SORONG, PAPUA BARAT DAYA — Ikatan Cendikiawan Moi Indonesia Provinsi Papua Barat Daya (BPP-ICMI PBD) melalui gerakan Intelektual Muda Moi Papua Barat Daya, akan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada 20 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang refleksi bersama atas perjalanan panjang Suku Besar Moi menuju peringatan satu abad peradaban Injil di malamoi, Tanah Malamoi, yang akan jatuh pada 27 Oktober 2027.

 

Momentum 100 tahun peradaban Injil di Malamoi bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momen penting bagi seluruh elemen masyarakat Moi untuk meninjau kembali perjalanan panjang kehidupan masyarakat, mencakup aspek keagamaan, adat dan budaya, pendidikan, sosial, ekonomi, serta peran generasi muda dalam membangun masa depan Tanah Malamoi.

 

Harapkan Momentum Kebangkitan Ketua BPP-ICMI Papua Barat Daya, Marchovan B. Kadakolo, S.An, menyampaikan bahwa perjalanan panjang sejak masuknya Injil di Malamoi pada 27 Oktober 1927 hingga menuju 27 Oktober 2027 perlu dimaknai secara mendalam oleh seluruh anak Moi.

 

"Momentum satu abad peradaban Injil di Malamoi harus menjadi kebangkitan Suku Besar Moi di Papua Barat Daya. Kita perlu merefleksikan kembali perjalanan panjang leluhur dan orang tua kita, melihat apa yang sudah kita capai, apa yang masih menjadi kekurangan, serta bagaimana kita mempersiapkan generasi Moi untuk menghadapi masa depan," ungkap Marchovan.

 

Ia menegaskan, FGD ini diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi formal, tetapi juga ruang terbuka untuk menyatukan pikiran, memperkuat persaudaraan, dan membangun komitmen bersama demi kemajuan Suku Besar Moi di Tanah Malamoi.

 

Ajak Seluruh Elemen Berpartisipasi Sementara itu, Ketua Panitia FGD, Mesak Malibela, mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum intelektual, serta organisasi-organisasi masyarakat Moi untuk turut mengambil bagian dalam kegiatan pada 20 Oktober tersebut.

 

"Melalui FGD ini, kami mengajak semua lapisan masyarakat dan organisasi Suku Besar Moi untuk mengambil bagian. Mari kita duduk bersama sebagai sesama anak Moi di Tanah Malamoi, mengevaluasi perjalanan kita, membicarakan tantangan yang ada, dan mencari solusi bersama demi masa depan Suku Besar Moi," ajak Mesak.

 

Menuju Persatuan dan Kemajuan Bersama Pelaksanaan FGD ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat persatuan, membangun kesadaran kolektif, serta mempererat hubungan antar-generasi dalam masyarakat Moi. Refleksi ini juga menjadi kesempatan untuk menghargai perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar kehidupan iman dan perubahan sosial di Tanah Malamoi.

 

Satu abad peradaban Injil di Malamoi bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan tentang menata masa depan. BPP-ICMI PBD berharap melalui forum ini lahir pemikiran-pemikiran yang membangun, semangat persatuan yang semakin kuat, dan komitmen bersama untuk membawa Suku Besar Moi menuju masa depan yang lebih baik.

 

"Tong Sudah Bersatu Ka...?? Mari Katong Duduk Bersama, Refleksi Perjalanan Panjang Suku Besar Moi Menuju Satu Abad Peradaban Injil di Manoi 2027."

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

نموذج الاتصال