SAMBAS,harian62.info -
Kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas mendorong sejumlah pemuda di Kecamatan Selakau membentuk tim relawan untuk menjalankan misi kemanusiaan.
Tim relawan tersebut dibentuk oleh Iwan, salah seorang warga yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan turut prihatin terhadap ancaman Karhutla yang dapat berdampak terhadap masyarakat, kesehatan, serta ekosistem.
Pembentukan tim ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemuda Selakau untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Sambas. Selain membantu ketika terjadi kebakaran, para relawan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya pembakaran lahan secara sembarangan.
Iwan mengatakan, keterlibatan pemuda dalam misi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Menurutnya, persoalan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Tim ini kami bentuk atas dasar kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Kami ingin para pemuda dapat ikut ambil bagian dalam membantu masyarakat, terutama ketika terjadi Karhutla di wilayah Kabupaten Sambas,” ujar Iwan.
Ia berharap keberadaan relawan pemuda Selakau dapat menjadi langkah awal untuk membangun gerakan kepedulian lingkungan yang lebih luas. Para relawan juga diharapkan selalu mengedepankan keselamatan, berkoordinasi dengan pihak berwenang, serta tidak melakukan tindakan berisiko saat berada di lokasi kebakaran.
Dengan terbentuknya tim tersebut, pemuda Selakau diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membantu menghadapi bencana Karhutla di Kabupaten Sambas.
“Dari kepedulian, kita bergerak. Dari kebersamaan, kita membantu sesama dan menjaga lingkungan,” menjadi semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.



