Kondisi Depan SMPN 5 Tambun Selatan Disorot, Anggaran Pemeliharaan Capai Rp266,4 Juta



KABUPATEN BEKASI, harian62 info-


 KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT — Kondisi tampak depan SMPN 5 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan. Pagar sekolah yang terlihat kusam dan kurang terawat disebut belum dilakukan pengecatan ulang, sehingga tampilan bagian depan sekolah dinilai kurang mencerminkan lingkungan pendidikan yang terawat.

Sekolah tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah Dra. Nunuk Purwatiningsih.

Sorotan masyarakat semakin mengemuka karena terdapat anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana SMPN 5 Tambun Selatan pada tahun anggaran 2025 tahap pertama dan tahap kedua tercatat sebesar Rp266.456.000.




Dengan adanya anggaran tersebut, masyarakat mempertanyakan sejauh mana anggaran pemeliharaan telah direalisasikan, khususnya untuk perawatan fasilitas yang terlihat secara langsung seperti pagar dan tampak depan sekolah.

Kondisi pagar yang catnya tampak kusam menimbulkan pertanyaan sederhana di tengah masyarakat, “Apakah harga cat sangat mahal sekali?”

Pertanyaan tersebut bukan semata-mata mempersoalkan biaya pengecatan, tetapi lebih kepada transparansi penggunaan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Anggaran yang cukup besar tentunya diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kondisi fasilitas sekolah. Lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan terawat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.

Masyarakat berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait penggunaan anggaran sebesar Rp266.456.000 tersebut. Rincian kegiatan pemeliharaan, pekerjaan yang telah dilaksanakan, serta nilai realisasi anggaran perlu diketahui agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun prasangka di tengah masyarakat.




Perlu ditegaskan, adanya sorotan terhadap kondisi fisik sekolah bukan berarti merupakan tuduhan adanya penyimpangan anggaran. Namun, ketika terdapat anggaran pemeliharaan sementara sebagian fasilitas sekolah masih terlihat kurang terawat, maka klarifikasi dari pihak sekolah menjadi hal yang wajar dan penting.

Kepala Sekolah SMPN 5 Tambun Selatan, Dra. Nunuk Purwatiningsih, diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai realisasi anggaran pemeliharaan tersebut, termasuk apakah pengecatan pagar sekolah masuk dalam rencana pemeliharaan dan mengapa hingga kini kondisi cat pagar masih terlihat kusam.

Masyarakat juga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dapat melakukan pengawasan dan memastikan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah benar-benar digunakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi kepentingan pendidikan.

Sebab, setiap anggaran yang diperuntukkan bagi sekolah pada prinsipnya harus dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas serta kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran pendidikan tetap terjaga.

Jangan sampai anggaran pemeliharaan tersedia, tetapi fasilitas sekolah yang menjadi wajah lembaga pendidikan justru masih terlihat kurang terawat.

Kini masyarakat menunggu penjelasan dari pihak SMPN 5 Tambun Selatan dan instansi terkait mengenai realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana tahun 2025 tersebut.



PARIS.P

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال