Ruas Jalan Serapuh–Gunung Malela Mulai Dikerjakan, Warga Soroti Transparansi dan Kualitas Proyek




SIMALUNGUN, harian62.info – Pembangunan ruas jalan di wilayah Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, mulai dikerjakan. Pekerjaan yang berdasarkan pantauan warga telah berlangsung sekitar dua hari tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, meski di sisi lain muncul pertanyaan mengenai keterbukaan informasi dan pelaksana kegiatan.


Pantauan di lapangan pada Minggu sore (27/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, pekerjaan terlihat berlangsung pada ruas jalan yang menghubungkan kawasan Huta I menuju Huta II Nagori Serapuh.


Menurut informasi yang diperoleh dari warga, panjang ruas yang dikerjakan diperkirakan sekitar 600 hingga 640 meter, mulai dari kawasan gapura hingga menuju Huta II. Namun, angka panjang pekerjaan tersebut masih perlu dipastikan melalui dokumen resmi kegiatan atau keterangan dari instansi terkait.


Salah seorang warga Serapuh, Edi, menyambut positif dimulainya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, pembangunan ini menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, meskipun belum seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan dapat dibangun.


“Kami tentu menyambut baik pembangunan ini. Perhatian pemerintah sudah cukup lumayan, meskipun belum seluruh jalan dibangun. Yang kami harapkan, pengerjaannya sesuai progres dan mengutamakan mutu agar jalan bisa bertahan lama,” ujar Edi saat ditemui di lokasi, Minggu (27/9/2026).


Ia juga berharap pengawasan terhadap pekerjaan dilakukan secara ketat, terutama untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.


Papan Informasi Proyek Belum Terlihat


Di tengah respons positif masyarakat, terdapat hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi, papan informasi proyek belum terlihat terpasang di sekitar titik pekerjaan, baik dari sisi yang diamati menuju Huta I maupun Huta II.


Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengaku belum mengetahui secara pasti sumber anggaran, nilai pekerjaan, volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, hingga pihak yang menjadi pelaksana kegiatan.


Padahal, informasi mengenai kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah penting diketahui masyarakat sebagai bagian dari keterbukaan informasi dan pengawasan publik.


Sejumlah warga berharap papan informasi kegiatan segera dipasang pada lokasi yang mudah terlihat, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan tidak muncul berbagai persepsi mengenai pelaksanaan pembangunan tersebut.


Pelaksana Belum Teridentifikasi


Upaya memperoleh informasi lebih lanjut juga dilakukan dengan meminta keterangan dari Pangulu Nagori Serapuh, Pendi. Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait siapa pihak pelaksana serta perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut.


Dengan demikian, identitas pelaksana, nilai kontrak, sumber anggaran, serta target waktu penyelesaian pekerjaan masih memerlukan konfirmasi dari pihak yang berwenang.


Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan pekerjaan telah berlangsung sekitar dua hari. Namun, informasi tersebut masih bersumber dari keterangan masyarakat dan belum disertai dokumen resmi yang dapat memastikan detail kegiatan.


Pengawasan Pemerintah Diharapkan Diperkuat


Masyarakat pada dasarnya menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Namun, pembangunan infrastruktur publik tidak hanya dinilai dari dimulainya pekerjaan, melainkan juga dari kualitas hasil dan kesesuaiannya dengan perencanaan.


Karena itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui dinas teknis terkait melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan pekerjaan, mulai dari tahapan pengerjaan hingga penyelesaian.


Pengawasan tersebut penting untuk memastikan volume, spesifikasi teknis, material, mutu pekerjaan dan progres pelaksanaan sesuai dengan dokumen perencanaan serta ketentuan kontrak.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun mengenai detail kegiatan tersebut.


harian62.info akan terus melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang lebih lengkap, termasuk mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, kontraktor pelaksana, spesifikasi teknis, masa pelaksanaan dan mekanisme pengawasan proyek.


Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menuduh adanya penyimpangan. Pertanyaan mengenai transparansi dan kualitas pekerjaan disampaikan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan kepentingan publik, sementara setiap dugaan pelanggaran harus terlebih dahulu dibuktikan berdasarkan data dan pemeriksaan pihak berwenang. (Hd.l)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

نموذج الاتصال