Harian62.info
SIMALUNGUN, – Maraknya aktivitas truk bermuatan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) yang melintas di ruas Jalan Asahan–Simalungun kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga dan pengguna jalan meminta pemerintah serta instansi terkait segera melakukan penertiban karena dinilai mengganggu keselamatan lalu lintas dan mempercepat kerusakan jalan.
Pantauan warga pada Sabtu (22/08/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan masih banyak truk bermuatan berat yang melintas di jalur strategis penghubung Kota Pematangsiantar–Perdagangan. Sebagian kendaraan tersebut diduga merupakan armada pengangkut hasil perkebunan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun.
Apri (45), salah seorang pengguna jalan, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan truk ODOL yang melintas setiap hari berpotensi membahayakan pengendara lain, terutama saat kondisi jalan mulai mengalami kerusakan.
“Kami berharap dinas terkait segera melakukan penertiban terhadap truk-truk yang diduga melebihi kapasitas muatan. Selain itu, pemerintah juga perlu segera memperbaiki jalan yang mulai banyak berlubang agar tidak menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Ia menilai kombinasi antara kendaraan bermuatan berlebih dan kondisi jalan yang rusak dapat mempercepat terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang mendominasi pengguna jalan di kawasan tersebut.
Selain persoalan truk ODOL, Apri juga menyoroti keberadaan ternak yang kerap berkeliaran di badan jalan. Menurutnya, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko kecelakaan dan perlu menjadi perhatian serius baik dari pemilik ternak maupun pemerintah setempat.
“Jangan sampai ada korban baru dilakukan tindakan. Ternak yang bebas berkeliaran di jalan raya juga sangat membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan aparat penegak hukum dapat meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan bermuatan berlebih serta mempercepat perbaikan infrastruktur jalan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penertiban truk ODOL maupun rencana perbaikan ruas Jalan Asahan–Simalungun yang dikeluhkan warga. (Hd l)



