SANGGAU,harian62.info -
Forum Masyarakat Peduli Desa Kedakas, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, menggelar audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau, Senin (26/8/2026).
Audiensi yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Sanggau tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kelanjutan pembangunan Jembatan Kedakas yang hingga kini belum selesai.
embatan Kedakas sebelumnya dibongkar pada 2024. Jembatan lama tersebut memiliki konstruksi dasar kayu dan direncanakan untuk dibangun kembali menggunakan konstruksi beton. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi akses yang digunakan petani, pelaku usaha, pelajar dan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ketua Forum Masyarakat Peduli Desa Kedakas, Mariono, bersama anggota forum dan tokoh masyarakat, menyampaikan harapan agar pembangunan Jembatan Kedakas dapat segera dilanjutkan. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang mobilitas dan perekonomian warga
Dalam audiensi tersebut, Forum Masyarakat Peduli Desa Kedakas diterima dengan baik oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sanggau, khususnya pimpinan dan anggota Komisi III serta anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Sejumlah anggota DPRD Sanggau yang hadir antara lain Wakil Ketua DPRD Sanggau Roby Sugianto, S.E., Wakil Ketua DPRD Timotius Yance, S.Kom., serta anggota DPRD dari Dapil III, yaitu Fransiskus Dedi, S.E., Rupina, S.Pd., Singku dan Yuvenslis Krismono, S.E.
Turut hadir Wendy KriswandY serta sejumlah pihak terkait lainnya dalam rangka mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat mengenai kelanjutan pembangunan Jembatan Kedakas.
Dari unsur pemerintah desa, hadir Kepala Desa Berakak, Martono, S.Pd., Kepala Desa Riyai, Rusi S.E , Kepala Desa Kedakas, Sifrianus Juhe dan perwakilan masyarakat yang turut menyampaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat terhadap akses Jembatan Kedakas.
Audiensi tersebut juga dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau serta Bappeda Kabupaten Sanggau. Kehadiran instansi teknis tersebut diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait kondisi dan rencana pembangunan jembatan.
Camat Tayan Hulu, Laurianus Yoka, S.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan masukan kepada DPRD Sanggau. Ia menyampaikan bahwa keberadaan akses Jembatan Kedakas sangat penting bagi masyarakat karena jalur tersebut tidak hanya digunakan oleh warga Desa Kedakas.
Akses tersebut juga dimanfaatkan masyarakat dari Desa Kedakas, Desa Riyai, Desa Berakak Engkasan, serta sejumlah dusun di wilayah Desa Mandong, Pandan Sembuat dan Desa Sekais.
Dalam dialog tersebut, masyarakat bersama DPRD Sanggau membahas berbagai persoalan sekaligus mencari solusi agar pembangunan Jembatan Kedakas dapat kembali dilanjutkan. Aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung kepada para wakil rakyat yang hadir.
Forum Masyarakat Peduli Desa Kedakas berharap audiensi tersebut dapat menjadi langkah konkret untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan. Masyarakat menilai keberadaan jembatan yang layak sangat penting untuk mendukung kelancaran transportasi, aktivitas pendidikan, distribusi hasil pertanian serta peningkatan perekonomian warga.
Menurut masyarakat, Jembatan Kedakas bukan hanya menjadi akses bagi satu desa, tetapi juga menjadi jalur penghubung yang digunakan oleh masyarakat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Tayan Hulu. Karena itu, kelanjutan pembangunannya dinilai memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan audiensi berlangsung mulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif dalam suasana kekeluargaan serta kebersamaan.
Pada akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara audiensi dan foto bersama antara Forum Masyarakat Peduli Desa Kedakas, DPRD Kabupaten Sanggau, pemerintah desa serta pihak terkait.
Masyarakat berharap hasil audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan Jembatan Kedakas dapat dilanjutkan demi kepentingan masyarakat dan peningkatan konektivitas serta perekonomian warga di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.




