Harian62.info
Simalungun – Temuan yang diduga berupa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit belum matang di areal kerja PTPN IV Regional 2 Kebun Laras Afdeling I menjadi perhatian sejumlah pegiat sosial dan insan pers di Kabupaten Simalungun, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan oleh awak media bersama LSM Bara Hati, ditemukan sejumlah TBS yang diduga belum memenuhi kriteria kematangan panen sebagaimana standar operasional yang berlaku di lingkungan perkebunan kelapa sawit.
Menanggapi temuan tersebut, perwakilan LSM Bara Hati Kabupaten Simalungun, Irmayani, menyampaikan bahwa pihaknya menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan prosedur panen di areal tersebut.
"Kami menemukan indikasi adanya buah yang diduga belum memenuhi standar kematangan panen. Karena itu, kami berharap pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait temuan ini," ujar Irmayani.
Menurutnya, penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam proses panen sangat penting untuk menjaga kualitas produksi serta mendukung tata kelola perusahaan yang baik dan akuntabel.
LSM Bara Hati bersama awak media juga menyatakan akan menyampaikan surat konfirmasi resmi kepada manajemen PTPN IV Kebun Laras guna memperoleh penjelasan yang komprehensif terkait kondisi yang ditemukan di lapangan.
Selain meminta klarifikasi perusahaan, pihaknya berharap seluruh proses pengelolaan perkebunan negara dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku guna menjaga produktivitas perusahaan serta memberikan kontribusi optimal bagi negara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PTPN IV Regional 2 Kebun Laras belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan tersebut. Media ini masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada manajemen PTPN IV Regional 2 Kebun Laras untuk memberikan penjelasan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Media akan terus melakukan pemantauan dan mengedepankan pemberitaan yang berimbang, akurat, serta berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi. (Hd/Tim)

0 Komentar