163 CPNS Kota Sorong Ikuti Latsar, Dipersiapkan Menjadi Pemimpin Masa Depan

SORONG,harian62.info -

Sebanyak 163 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Sorong mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar). Kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam rangka pembentukan karakter serta pengembangan jiwa kepemimpinan bagi para calon aparatur negara.

 

Program ini bertujuan untuk menyiapkan CPNS agar mampu menjadi pemimpin masa depan yang memiliki integritas tinggi, bersikap adaptif, serta inovatif dalam menjawab berbagai tantangan birokrasi yang semakin kompleks.

 

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dalam sambutannya menegaskan bahwa Latsar merupakan momentum penting untuk menempa mental, moral, dan keberanian. Ia menekankan bahwa para peserta adalah calon pemimpin yang harus dipersiapkan sejak dini guna meneruskan estafet pembangunan dan kepemimpinan di daerah.

 

"Melalui kegiatan ini, karakter, akhlak, dan integritas kalian dibentuk agar kelak menjadi pemimpin yang memiliki moralitas tinggi, responsif, serta berjiwa inovatif dalam membangun bangsa ke depan," ujar Septinus.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dalam kurun waktu sekitar 10 tahun ke depan, para CPNS ini akan memegang peranan vital dalam pemerintahan. Oleh karena itu, mereka dituntut untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu menjadi pemimpin yang tangguh dan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

 

Menurutnya, perjalanan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional tidaklah mudah. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan keseriusan maksimal dalam mengikuti setiap tahapan, termasuk pelatihan dasar ini.

 

"Jangan jadikan kegiatan ini sekadar formalitas. Tantangan ke depan akan jauh lebih berat, sehingga kalian harus terus berinovasi, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," tegasnya.

 

Di sisi lain, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas komitmen yang ditunjukkan selama pelatihan berlangsung.

 

Jainab menjelaskan bahwa pelaksanaan Latsar merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi tersebut mewajibkan setiap CPNS untuk menjalani masa percobaan melalui proses pendidikan dan pelatihan yang terstruktur.

 

"Latsar ini bertujuan membangun integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, serta memperkuat profesionalisme dan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing," jelasnya.

Saat ini, pelaksanaan Latsar CPNS menggunakan metode blended learning, yaitu kombinasi antara pembelajaran secara klasikal (tatap muka) dan daring. Meskipun menggunakan metode campuran, seluruh peserta diharapkan tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

 

Jainab menekankan bahwa Latsar merupakan pintu awal (entry point) dalam membentuk ASN yang profesional, berkarakter kuat, serta mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang cerdas (smart governance).

 

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, lanjutnya, ASN dituntut untuk lebih proaktif dan responsif. Birokrasi tidak lagi bersifat pasif, melainkan harus hadir secara aktif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat.

 

"ASN harus menjadi teladan (role model) dalam pelayanan publik, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," tutup Jainab.

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung