JAKARTA TIMUR – Suasana ibadah Shalat Subuh di Masjid Darul Ma’arif, kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Ahad (8/11/2026), diwarnai peristiwa penusukan yang mengakibatkan sejumlah jemaah mengalami luka-luka.
Insiden yang terjadi di lingkungan tempat ibadah tersebut mengundang perhatian masyarakat. Pasalnya, peristiwa berlangsung ketika jemaah tengah menjalankan ibadah Shalat Subuh.
Berdasarkan informasi dan daftar pendataan korban yang diterima redaksi, sedikitnya tiga nama tercantum dalam daftar korban, yakni Djoko Sulistyo Utomo, Edi Zubaidi, dan M. Bahrul Anwar.
Para korban dilaporkan mengalami luka dengan kondisi berbeda-beda. Sebagian korban mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Islam.
Dua Korban Tercatat Mendapatkan Perawatan di Rumah Sakit Islam
Dalam daftar pendataan yang diterima, korban pertama bernama Djoko Sulistyo Utomo. Ia mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Islam setelah mengalami luka akibat peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan luka yang tercatat, Djoko mengalami luka robek pada bagian dada sebelah kanan serta lebam pada bagian dada.
Korban kedua bernama Edi Zubaidi. Kondisi luka yang dialaminya tercatat lebih banyak dan tersebar di beberapa bagian tubuh
Edi dilaporkan mengalami luka robek pada lutut, luka pada bagian belakang kepala berukuran 3 × 0,2 sentimeter, serta luka robek di dekat hidung dan pipi sebelah kanan.
Selain itu, terdapat sejumlah luka tusuk pada beberapa bagian tubuh, yakni leher sebelah kanan, dada bagian depan, tangan sebelah kiri, serta lengan tangan sebelah kanan.
![]() |
| (Pelaku) |
Edi juga tercatat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Islam.
Sementara itu, nama ketiga yang tercantum dalam daftar korban adalah M. Bahrul Anwar. Namun, informasi mengenai kondisi luka dan lokasi perawatannya belum diterima secara lengkap oleh redaksi.
Kronologi Kejadian Masih Menunggu Keterangan Resmi
Hingga berita ini disusun, kronologi lengkap peristiwa penusukan tersebut belum dapat dipastikan.
Belum diperoleh keterangan terverifikasi mengenai bagaimana awal kejadian berlangsung, siapa pihak yang diduga melakukan penusukan, serta apa motif di balik tindakan tersebut.
Informasi mengenai apakah terduga pelaku telah diamankan dan bagaimana perkembangan penanganan kasus ini juga masih menunggu konfirmasi dari aparat penegak hukum.
Redaksi menilai keterangan resmi kepolisian sangat diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak terjebak pada berbagai spekulasi.
Keamanan Lingkungan Tempat Ibadah Menjadi Perhatian
Peristiwa kekerasan yang terjadi di lingkungan masjid tentu menjadi perhatian serius masyarakat. Tempat ibadah seharusnya menjadi ruang yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap orang untuk menjalankan aktivitas keagamaan.
Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan lingkungan, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait identitas terduga pelaku maupun motif kejadian.
HARIAN62.INFO Terus Menghimpun Informasi
HARIAN62.INFO akan terus berupaya menghimpun informasi lebih lanjut terkait peristiwa penusukan di Masjid Darul Ma’arif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Redaksi juga membuka ruang konfirmasi kepada pihak kepolisian, pengurus masjid, keluarga korban, maupun pihak rumah sakit sepanjang informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Perkembangan mengenai kondisi para korban, kronologi kejadian, identitas terduga pelaku, serta proses penanganan hukum akan disampaikan setelah memperoleh informasi yang terverifikasi.
HARIAN62.INFO – Menyajikan Informasi, Mengawal Fakta.
Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan daftar pendataan korban yang diterima redaksi. Data korban ketiga dan kronologi lengkap masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
PARIS.PURBA



