Pemprov Banten Kerahkan Upaya Maksimal, SAR Resmi Hentikan Pencarian Kapal Jurnalis di Selat Sunda

 

JAKARTA, harian62 — Setelah melakukan penyisiran intensif selama 10 hari termasuk masa perpanjangan tiga hari hingga Sabtu (19/9/2026) tim SAR gabungan akhirnya resmi menghentikan operasi pencarian rombongan Kapal Arupadhatu I yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal (ABK).

Di tengah penutupan operasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya yang telah mengawal ketat proses pencarian sejak hari pertama. Gubernur Banten menyatakan bahwa tim SAR di lapangan telah bekerja maksimal menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, meski terkendala tantangan medan laut yang berat.

Meski tim gabungan sempat menemukan 13 objek terapung berupa life jacket, terpal, helm, hingga galon, hasil verifikasi dan pemeriksaan ketat oleh Polairud memastikan seluruh temuan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Kapal Arupadhatu I.

Di sisi lain, Aliansi Jurnalis Pesisir (AJP) menggelar doa bersama di Cilincing Raya, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026), sebagai bentuk solidaritas mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Sekretaris AJP, Jaya Putra, menyatakan pihaknya menghormati prosedur standar penghentian operasi SAR, namun mendesak agar perhatian terhadap nasib para korban dan keluarga terus dijaga oleh berbagai pihak.

Peristiwa ini menjadi momentum reflektif bagi komunitas pers untuk terus memperjuangkan standar keselamatan kerja yang lebih ketat bagi para jurnalis yang bertugas di medan berisiko tinggi.

(red/tim)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

Iklan

⚖
BUTUH BANTUAN HUKUM
UNTUK PERKARA ANDA???
KONSULTASI • PENDAMPINGAN • ADVOKASI • PENYELESAIAN PERKARA

نموذج الاتصال