Aek Nabara Barumun, Senin (10/8/2026) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Mandailing Natal (STAIN Madina) Kelompok 53 terus berupaya memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah edukasi thaharah kepada para santri Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Abdullah, Aek Nabara Tonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Senin (10/8/2026).
Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari program KKN STAIN Madina dalam memberikan pemahaman keislaman kepada anak-anak sejak usia dini. Thaharah atau bersuci merupakan salah satu pembahasan penting dalam ajaran Islam karena berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari, khususnya ibadah salat.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari pihak MDA Abdullah. Kepala MDA Abdullah, ABDULLAH KHOMIS, turut mendukung pelaksanaan edukasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN STAIN Madina. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para santri memahami dan mempraktikkan tata cara bersuci dengan benar sesuai dengan ajaran Islam.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi thaharah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami oleh para santri. Materi yang diberikan mencakup pengertian thaharah, pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian, serta berbagai bentuk bersuci yang berkaitan dengan aktivitas ibadah.
Para santri juga dikenalkan dengan tata cara berwudu yang benar, mulai dari niat hingga langkah-langkah membasuh anggota tubuh. Selain teori, mahasiswa KKN memberikan contoh secara langsung sehingga para santri dapat melihat dan memahami praktik wudu dengan lebih mudah.
Edukasi dilakukan secara interaktif agar para santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dapat berpartisipasi secara aktif. Santri diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dan mempraktikkan kembali materi yang telah disampaikan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN STAIN Madina menekankan bahwa kebersihan dan kesucian merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Pemahaman tentang thaharah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan belajar di MDA, tetapi juga dapat diterapkan oleh para santri dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN STAIN Madina untuk berbagi ilmu sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Aek Nabara Tonga. Kehadiran mahasiswa di lingkungan pendidikan keagamaan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para santri dan pihak madrasah.
Edukasi thaharah sejak dini dinilai penting karena dapat membentuk kebiasaan positif dalam diri anak. Dengan pemahaman yang baik mengenai kebersihan dan kesucian, para santri diharapkan semakin terbiasa menjaga kebersihan diri serta memahami keterkaitannya dengan pelaksanaan ibadah.
Melalui program tersebut, KKN STAIN Madina berharap kegiatan edukasi keislaman dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pengetahuan dan karakter para santri MDA Abdullah Aek Nabara Tonga.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan keislaman. Dengan membekali generasi muda dengan ilmu agama sejak dini, diharapkan dapat lahir generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
M Idris




