H62 INFO PONTIANAK, KALBAR – Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak periode 2026–2031 mulai mengerucut. Bebby Nailufa resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak sebagai bagian dari tahapan Musyawarah Daerah (Musda) XI, sekaligus menegaskan kesiapannya mengikuti kontestasi kepemimpinan partai.
Pengembalian formulir tersebut menjadi penanda keseriusan Bebby dalam bersaing memperebutkan mandat memimpin Partai Golkar Kota Pontianak untuk lima tahun ke depan. Musda XI pun dipandang sebagai momentum strategis untuk menentukan arah konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan partai di tingkat kota.
Dalam keterangannya, Bebby mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pendaftaran. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan semata mengikuti kontestasi politik internal, tetapi merupakan bentuk komitmen untuk terus membesarkan Partai Golkar dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Musda harus menjadi ruang demokrasi yang sehat, menjunjung tinggi persatuan, soliditas kader, dan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi yang semakin kuat, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bebby juga mengajak seluruh kader menjadikan Musda XI sebagai momentum mempererat konsolidasi internal, menjaga persaudaraan, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar Kota Pontianak semakin progresif dan berdaya saing.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, jajaran pengurus, dan seluruh kader yang telah mengawal setiap tahapan Musda sehingga dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Ichfany, berharap pelaksanaan Musda XI berlangsung secara tertib, aman, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan serta sportivitas.
Menurut Ichfany, Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah yang harus menjadi wadah memperkuat demokrasi internal partai, bukan sekadar ajang kompetisi memilih ketua.
Ia berharap siapa pun yang nantinya memperoleh amanah memimpin DPD Partai Golkar Kota Pontianak mampu memperkokoh soliditas organisasi, meningkatkan konsolidasi kader, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan mulai dikembalikannya formulir oleh para bakal calon, dinamika politik internal menjelang Musda XI diperkirakan akan semakin berkembang. Meski demikian, seluruh proses diharapkan tetap berlangsung sesuai mekanisme organisasi, mengedepankan etika politik, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar Kota Pontianak semakin solid dan kompetitif menghadapi tantangan politik ke depan.Judul ini dibuat lebih kuat untuk standar media politik nasional, namun tetap faktual dan tidak menghakimi karena hanya menegaskan bahwa Bebby Nailufa telah resmi masuk dalam bursa calon dan mengikuti tahapan Musda sesuai proses organisasi.(Bsg-Red)


