Diam-Diam Beroperasi di Permukiman Warga, Gelper Meja Ikan di Gunung Malela Jadi Sorotan Publik

 


Harian62.info

SIMALUNGUN – Keberadaan gelanggang permainan (gelper) meja ikan yang diduga beroperasi di Huta IV, Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, mulai menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas yang disebut-sebut berlangsung di dalam salah satu rumah warga itu kini memicu keresahan dan menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, lokasi permainan tersebut berada di area permukiman warga dan diduga beroperasi secara tertutup. Awalnya keberadaan tempat tersebut tidak banyak diketahui masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas di lokasi itu mulai tercium warga dan menjadi perbincangan di lingkungan sekitar.

Salah seorang warga Huta IV Bandar Siantar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku khawatir dengan keberadaan gelanggang permainan tersebut. Menurutnya, aktivitas yang berlangsung di tengah permukiman warga berpotensi menimbulkan dampak sosial yang tidak diinginkan apabila tidak segera mendapat perhatian dari pihak terkait.

"Awalnya memang tidak banyak yang tahu karena lokasinya tertutup. Tapi sekarang sudah mulai ramai dibicarakan warga. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah dan aparat untuk memastikan aktivitas di sana sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Warga juga meminta pemerintah nagori, pihak kecamatan, serta aparat penegak hukum untuk turun langsung melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap informasi yang berkembang di masyarakat.

"Kami hanya ingin lingkungan tetap kondusif. Kalau memang ada aktivitas yang meresahkan masyarakat, tentu perlu ada penjelasan dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Menanggapi informasi tersebut, Camat Gunung Malela, Sugiarto, S.Sos., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, mengaku belum mengetahui informasi dimaksud.

"Di mana itu bang?" tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Setelah mendapat penjelasan terkait lokasi yang dimaksud, Camat menyatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

"Kami akan telusuri informasinya," jawabnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola lokasi maupun aparat penegak hukum terkait aktivitas gelanggang permainan meja ikan tersebut.

Munculnya informasi ini menambah daftar perhatian masyarakat terhadap berbagai aktivitas yang berlangsung di lingkungan permukiman. Warga berharap pemerintah dan aparat terkait dapat segera melakukan pengecekan lapangan agar tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan yang berkepanjangan.

Awak media akan terus melakukan penelusuran dan membuka ruang konfirmasi serta hak jawab kepada seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai fakta di lapangan. (Jws)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung