Morowali, Harian62.Online-
BNNK Morowali menggelar Press Release Akhir tahun 2023 dengan memaparkan pekerjaan Jangka pendek maupun jangka panjang dalam pelaksanaan tugas BNNK Morowali dalam memberikan Informasi P4GN ( Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) kepada masyarakat, bertempat di Ruang Rapat BNN Kabupaten Morowali, Jumat (22/12/23)
Kegiatan tersebut dengan mengundang sejumlah Media cetak, Elektronik dan Media Online
Pada kesempatan itu, Kepala BNNK Morowali, AKBP. Mulyadi, SH didampingi Kasubag Umum, Monginsidi Ali Arsyad, SKM bersama Bripka Irvan Evendi menyampaikan, BNNK Morowali terus meningkatkan upaya War On Drugs diberbagai bidang
" Sesuai dengan Tagline yang digaungkan yaitu War On Drugs, Speed Up Never Let Up, BNNK Morowali terus melakukan percepatan atau ekselerasi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN) tanpa kenal lelah dan pantang menyerah, " kata Kaban BNNK Morowali
Lanjut, Dalam upaya War On Drugs BNN Kabupaten Morowali konsisten mengusung empat strategi, dan adapun hasil Kinerja BNNK Morowali Periode Januari s/d Desember 2023 melalui Strategi Soft Power Approach, Hard Powe Approuch, Smart Power Approach dan Cooperation," ujar AKBP. Mulyadi
AKBP.Mulyadi mengatakan pada Strategi Soft Power Approach meliputi, bidang Pencegahan diantaranya melaksanakan kegiatan Fasilitas dan Pembinaan Pemdes melalui Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumberdaya Pembangunan Desa, kegiatan ini merupakan kegiatan Prioritas Nasional BNN dalam tahun 2023 terdapat dua (2) Desa yang menjadi sasaran yaitu Desa EMEA dan Desa Bahonsuai kabupaten Morowali
Dan untuk Bidang Rehabilitasi ada peningkatan upaya Pemulihan Pecandu Narkotika, sepanjang tahun 2023 sebanyak 31 Penyalahgunaan Narkotika yang direhabilitasi di Klinik BNNK Morowali dari 15 Target yang telah ditetapkan sementara Pasien Rawat jalan sebanyak 29 orang ( Laki - laki) dan dua orang perempuan
Satu langkah Maju yang dilakukan BNNK Morowali bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali adalah Rencana Pembangunan Balai Rehabilitasi Rawat Inap yang akan dimulai pada Bulan Maret 2024
Menurut, AKBP Mulyadi hal ini membanggakan sebab Rehabilitasi ini merupakan satu - satunya Balai Rehabilitasi Narkotika yang ada di wilayah Sulawesi Tengah yang kedepannya akan menjadi rujukan pasien rehabilitasi dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Tengah
Sementara, dalam penanganan terhadap peredaran narkotika, BNNK Morowali telah melakukan pemetaan wilayah Kerawanan diantaranya, 1.Kecamatan Bungku Tengah ( Matansala dan desa Bente)
2.Kecamatan Bungku Barat ( Ds.Topogaro, Ambunu dan Bahoe Rekoreko)
3.Kec.Bungku Timur (Ds.Bahomotefe dan Dampala)
4.Kec.Bungku Pesisir (Ds.Lafeu dan Laronai)
5.Kec.Bumi Raya (Ds.Bahonsuai dan Atananga)
6.Kec.Witapinda (Ds.Emea, Ungkaya dan Ds.Solonsa)
7.Kecamatan Bahodopi ( Ds.Bahodopi, Bahomakmur, Fatufia, Keurea dan Desa Labota)
Diakhir pemaparan, Kepala BNNK Morowali juga menyampaikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada Pemda Morowali, Polres, Kodim 1311/ Morowali, Kejari serta instansi terkait termasuk Rekan - Rekan Pers, yang telah bekerjasama dan bersinergi dengan BNNK Morowali
-- Dian -
Tags
Daerah

