PONTIANAK,harian62.info –
Pemerintah Kota Pontianak melakukan rotasi dan penyegaran sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (30/7/2026).
Dalam rotasi tersebut, sejumlah pejabat eselon II menempati posisi strategis. Derry Gunawan dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Utin Sri Lena sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, Firayanta sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rendrayani sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Sri Sujiarti sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Yuli Trisna Ibrahim sebagai Kepala Bapperida, Much Yamin sebagai Kepala BPBD, serta RM Nasir sebagai Kepala Badan Kesbangpol.
Selain itu, Syarifah Welly dilantik sebagai Camat Pontianak Timur. Sementara sejumlah lurah juga mendapat penugasan baru, yakni Yully Wanda Sari sebagai Lurah Sungai Jawi Luar, Muliansjah sebagai Lurah Siantan Hulu, Muliawan sebagai Lurah Saigon, Nur Apriliawati sebagai Lurah Bansir Darat, dan Nur Santriana Rahayu sebagai Lurah Tanjung Hilir.
Dalam sambutannya, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Menurutnya, proses pengisian jabatan telah melalui tahapan evaluasi selama tiga hingga empat bulan, termasuk mempertimbangkan adanya pejabat yang memasuki masa purnatugas serta kebutuhan penyegaran organisasi.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Edi mengapresiasi dedikasi para pejabat di posisi sebelumnya. Namun, ia mengingatkan bahwa amanah baru harus dijawab dengan peningkatan kinerja, profesionalisme, kompetensi, serta kemampuan berinovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Ia menekankan bahwa seluruh perangkat daerah harus lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, sosial, ekonomi, dan transportasi. Menurutnya, kepekaan terhadap persoalan riil di lapangan masih perlu terus ditingkatkan.
Selain itu, Wali Kota menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan mampu menjawab persoalan prioritas daerah, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepada perangkat daerah teknis, khususnya yang menangani infrastruktur dan transportasi, Edi meminta agar setiap kebijakan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga pelaksanaan tugas berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
Menutup arahannya, Edi mengingatkan seluruh pejabat agar membangun komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, setiap persoalan harus segera dikomunikasikan agar dapat diselesaikan secara bersama-sama dan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Rotasi pejabat ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Pontianak dalam memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah.
(Bsg-Red/Red)
Sumber: Prokopim Pemerintah Kota Pontianak.

0 Komentar