JAKARTA,harian62.info –
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Satria IV, RT 10/RW 04, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (19/6) pagi. Sebanyak 13 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar saat petugas tiba di lokasi.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 07.06 WIB dari warga yang menghubungi Pos Pemadam Duta Mas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman.
"Pada tahap pertama kami mengerahkan enam unit pemadam dengan kekuatan 30 personel. Selanjutnya ditambah tujuh unit pemadam dengan 35 personel," ujar Syaiful.
Menurutnya, saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.13 WIB, api telah membesar dan menghanguskan bangunan di area permukiman.
Setelah dilakukan penanganan intensif selama lebih dari 20 menit, api berhasil dikendalikan. Proses pendinginan dimulai sekitar pukul 07.38 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran berdampak terhadap dua kepala keluarga (KK) dengan total 12 jiwa.
"Data sementara korban terdampak sebanyak dua KK atau 12 jiwa," kata Syaiful.
Sementara itu, Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, menjelaskan bahwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan satu rumah lainnya terdampak.
Pemerintah Kelurahan Jelambar telah mengajukan permohonan bantuan tanggap darurat kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Barat dan instansi terkait untuk membantu warga yang terdampak musibah tersebut.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Setelah proses penyelidikan selesai, petugas PPSU akan membantu pembersihan lokasi," ujar Pradista.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
(RA)

0 Komentar