Seminar nasional ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan insan pers dalam membangun kesadaran literasi digital di tengah derasnya arus informasi modern. Hadir secara langsung Bupati Mandailing Natal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mandailing Natal, serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mandailing Natal yang disambut hangat dan penuh semangat oleh para mahasiswa peserta seminar.
Sorak semangat dan tepuk tangan mahasiswa menggema memenuhi aula ketika para tokoh daerah memasuki ruangan seminar. Kehadiran pemerintah daerah dan insan pers dinilai menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap perkembangan dunia pendidikan dan masa depan generasi muda Mandailing Natal di era digital saat ini.
Ketua Panitia Seminar Nasional, Arsy Wulandari, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas suksesnya kegiatan yang dipersiapkan dengan penuh perjuangan oleh panitia HMPS KPI STAIN Madina. Ia mengatakan seminar tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang membakar semangat mahasiswa untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Seminar nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memperkuat literasi digital, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan media saat ini. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi mampu menjadi pelopor perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Arsy Wulandari penuh semangat.
Ketua Umum HMPS KPI STAIN Mandailing Natal, Adam Ali, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan organisasi pers merupakan langkah besar dalam membangun generasi muda yang aktif, cerdas, dan peduli terhadap kemajuan daerah.
“Kami keluarga besar HMPS KPI STAIN Mandailing Natal mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Mandailing Natal, Dinas Kominfo, Ketua PWI Mandailing Natal, civitas akademika STAIN Madina, serta seluruh peserta seminar yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Kehadiran bapak dan ibu semua menjadi energi dan motivasi besar bagi kami untuk terus bergerak menghadirkan kegiatan intelektual yang membangun, inspiratif, dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ungkap Adam Ali disambut tepuk tangan peserta seminar.
Sementara itu, Ketua STAIN Mandailing Natal, Dr. Mara Samin Lubis, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi kepada HMPS KPI yang dinilai mampu menghadirkan seminar nasional dengan konsep yang relevan terhadap tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi generasi yang unggul, adaptif, dan bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.
“Mahasiswa hari ini harus mampu menjadi agen perubahan sosial. Di era digital, mahasiswa tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan literasi media, menjaga etika komunikasi, serta mampu menjadi penyebar informasi yang positif dan mencerdaskan masyarakat,” tegas Dr. Mara Samin Lubis, M.Ed.
Antusiasme mahasiswa terlihat begitu luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi seminar, berdiskusi, hingga mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Kehadiran Bupati Mandailing Natal, Dinas Kominfo, dan Ketua PWI Mandailing Natal menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah daerah terhadap pengembangan intelektual generasi muda.
Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber menekankan pentingnya membangun budaya literasi digital, menangkal penyebaran hoaks, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat. Seminar tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara mahasiswa dengan pemerintah daerah dalam bersama-sama membangun Mandailing Natal yang maju, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan Seminar Nasional HMPS KPI STAIN Mandailing Natal ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan cenderamata, dan foto bersama seluruh narasumber, panitia, serta peserta seminar. Melalui kegiatan ini, HMPS KPI STAIN Madina menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang lahirnya mahasiswa yang kritis, progresif, berintegritas, dan mampu menjadi garda terdepan dalam membawa transformasi sosial di era digital.
M IDRIS

0 Komentar