Ketua Panitia, Rustam Rumatiga, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda ini merupakan agenda yang telah dinanti-nantikan selama kurang lebih satu tahun masa persiapan. Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi sarana penting untuk menyatukan pikiran dan semangat seluruh elemen dalam memakmurkan rumah ibadah tersebut.
"Musyawarah ini sangat kita nantikan. Masjid bukan hanya tempat sholat, tapi juga pusat peradaban dan tempat bermusyawarah. Kami berharap lahir ide-ide baru yang bisa menjadikan masjid ini pusat pembinaan dan ukhuwah," ujar Rustam.
Ia juga menekankan agar seluruh peserta menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun tujuan akhirnya tetap sama, yaitu kemajuan masjid dan persatuan umat. Keberhasilan Musda juga diukur dari komitmen bersama untuk melayani masyarakat lebih baik lagi ke depannya.
Pesan Kemenag dan Gubernur: Jaga Persatuan, Hindari Ego
Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Kementerian Agama, Rofiul Amri. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya fungsi masjid yang tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan kebersamaan.
"Masjid harus menjadi tempat yang membangun persaudaraan dan mempererat kebersamaan. Semoga Musda ini melahirkan kepengurusan yang amanah, membawa kedamaian, dan kemajuan bagi masyarakat Papua Barat Daya. Semua ini adalah tanggung jawab kita bersama yang diniatkan sebagai ibadah," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dalam arahannya mengajak seluruh pengurus dan peserta untuk menjadikan organisasi ini murni sebagai wadah pelayanan umat, bukan ajang kepentingan pribadi atau kelompok.
"Kita harus seperti lilin yang saling menerangi. Organisasi ini urusan umat dan Tuhan, bukan tempat untuk mengedepankan ego. Tidak boleh ada perpecahan atau adu domba, kita harus bersatu menghadapi segala tantangan," tegas Elisa.
Ia berpesan agar siapapun yang nantinya terpilih menjadi pemimpin dapat bekerja dengan tulus dan menciptakan suasana yang harmonis. "Apa yang kita lakukan ini adalah ibadah. Hasil pilihan nanti adalah kehendak Tuhan, maka wajib kita dukung bersama demi kemaslahatan bersama," pungkasnya.



