SORONG,harian62.info -
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, memimpin acara tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menitipkan pesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan menjadi duta yang baik selama berada di Tanah Suci.
Dari total 296 jemaah, Kota Sorong menjadi penyumbang terbanyak dengan 175 orang, disusul Kabupaten Sorong 26 orang, Raja Ampat 23 orang, Sorong Selatan 20 orang, serta Maybrat dan Tambrauw masing-masing 4 orang.
Wagub Ahmad Nausrau mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, jemaah diberi kesehatan, dan pulang dengan predikat Haji Mabrur.
“Berangkat dalam keadaan sehat walafiat dan kembali juga dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
Ia menegaskan para jemaah tidak hanya mewakili diri sendiri dan keluarga, tetapi juga nama baik daerah. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap aturan dan petugas sangat diharapkan.
“Mereka ini adalah duta Provinsi Papua Barat Daya. Karena itu, jaga marwah daerah dan ikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan para pendamping maupun petugas kloter.
Bantuan Rp1,5 Miliar Disalurkan
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Papua Barat Daya mengalokasikan bantuan senilai total Rp1,5 miliar. Bantuan ini diberikan langsung kepada para jemaah dan petugas pendamping.
“Bantuan diberikan sebesar Rp2 juta per jemaah, sementara setiap pendamping menerima Rp1,5 juta,” jelas Ahmad Nausrau.
Selain bantuan langsung tersebut, pemerintah provinsi juga menyerahkan hibah kepada Kanwil Kementerian Haji dan Umrah untuk kelancaran proses pemberangkatan hingga pemulangan.
Terakhir, ia menyampaikan pesan khusus dari Gubernur agar para jemaah turut mendoakan kemajuan daerah.
“Mendoakan agar Provinsi Papua Barat Daya bisa berkembang lebih cepat dan menjadi yang termaju di tanah Papua,” tutupnya.
Usai acara, bantuan uang saku tersebut langsung diserahkan kepada para calon jemaah sebagai bekal sebelum keberangkatan.


0 Komentar