KOTA SORONG – Kota Sorong yang dikenal sebagai kota multikultural memiliki kekayaan budaya dan keberagaman yang luar biasa. Menyadari hal tersebut, Intelektual Muda MOI menginisiasi kegiatan dengan tujuan utama membangun keharmonisan di tengah masyarakat.
Imanuel Mubalen selaku Ketua Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, tanpa sekat, dan tanpa membedakan satu sama lain. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan damai.
"Keberagaman yang ada diharapkan tidak menjadi pemisah, melainkan menjadi kekuatan bersama untuk kemajuan daerah. Para pemuda diajak untuk menjadi agen perdamaian yang mampu menjaga persatuan demi terwujudnya Kota Sorong yang lebih baik dan harmonis,"
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang erat antar sesama generasi muda. Intelektual Muda MOI berkomitmen untuk terus hadir dalam aksi nyata membangun daerah yang damai dan berkelanjutan.
Ujar imanuel Mubalen (ketua panitia)
Sementara itu, Frenki Umpaim, Anggota DPRD Provinsi Papua Barat Daya, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, acara yang digagas oleh Intelektual Muda MOI ini merupakan awal yang sangat baik dalam upaya merawat keragaman demi terciptanya suasana yang aman dan damai.
"Kegiatan ini adalah awal mula yang baik dalam rangka menjaga keberagaman untuk mewujudkan kedamaian di Kota Sorong," ujar Frenki.
Lebih jauh ia menegaskan, momentum tanggal satu Mei ini menjadi simbol awal kebangkitan para pemuda. Di mana peran pemuda tidak hanya sebagai mitra strategis pemerintah, tetapi juga menjadi penjaga kedamaian di Kota Sorong maupun seluruh wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
Frenki Umpaim berharap, langkah yang dimulai oleh Intelektual Muda MOI ini dapat menjadi inspirasi. Ia ingin agar pemuda dari berbagai suku dapat melihat ini sebagai romantisme baru untuk bersama-sama membangun kebersamaan, tanpa melihat perbedaan, di atas tanah Papua Barat Daya yang sama-sama dicintai.


0 Komentar