TANJAK Jadi Solusi, Imigrasi Pontianak Layani Paspor Warga Sakit Tanpa Harus Beranjak

Pontianak,harian62.info -

Disebuah ruang perawatan, waktu seakan berjalan lebih pelan. Seorang pasien terbaring dengan keterbatasan fisik yang membuat langkah bukan lagi perkara sederhana. Pada titik inilah negara memilih untuk tidak menunggu melainkan hadir.


Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menghadirkan layanan prioritas bertajuk TANJAK (Tanpa Beranjak), sebuah inovasi pelayanan keimigrasian yang memungkinkan pemohon dalam kondisi sakit tetap memperoleh dokumen paspor tanpa harus meninggalkan tempat perawatan.


Melalui layanan ini, seluruh tahapan permohonan paspor mulai dari verifikasi berkas, wawancara, hingga perekaman biometrik dilaksanakan langsung di lokasi pemohon. Rumah sakit, rumah tinggal, hingga ruang perawatan kini menjadi perpanjangan tangan layanan negara.


Kebijakan ini berangkat dari kesadaran bahwa tidak semua warga memiliki kemampuan fisik untuk mengakses layanan publik secara konvensional. Dalam kondisi sakit, berpindah tempat bukan sekadar aktivitas, melainkan berisiko bagi keselamatan.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, menegaskan bahwa pelayanan publik harus adaptif terhadap kondisi masyarakat.


“Negara tidak boleh kaku. Ketika masyarakat dalam kondisi tidak memungkinkan untuk datang, maka pelayananlah yang harus bergerak,” ujarnya.


Lebih dari sekadar inovasi prosedural, TANJAK menjadi penegasan arah baru birokrasi yang responsif dan berempati. Di tengah dorongan efisiensi dan digitalisasi, layanan ini justru menegaskan pentingnya kehadiran langsung hadir secara fisik di saat masyarakat paling membutuhkan.


Bagi pasien dan keluarga, kehadiran petugas bukan hanya menghadirkan layanan, tetapi juga kepastian. Bahwa di tengah keterbatasan, hak administratif tetap dapat diakses tanpa menambah beban.


Di ruang-ruang perawatan itu, negara tak lagi terasa jauh dan formal. Ia hadir lebih dekat tenang, bekerja dalam senyap, memastikan satu hal: pelayanan tetap berjalan, bahkan ketika warganya tak mampu beranjak.


(Bsg-Red)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung