Pontianak,harian62.info -
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2025–2030 di Pontianak, Rabu (21/1/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus evaluasi dan penegasan arah perjuangan partai lima tahun ke depan.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), didampingi Sekretaris Jenderal Benny Rhamdani serta Wakil Ketua Umum Patrice Rio Capella dan Akhmad Muqowam.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, pengamat politik Rocky Gerung, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol (Purn) Gories Mere, Gubernur Kalbar Ria Norsan, serta Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan.
Turut hadir pula para kepala daerah yang didukung Partai Hanura pada Pilkada 2024, antara lain Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Mempawah Erlina, Bupati Kubu Raya Sujiwo, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Bupati Kayong Utara Romy Wijaya, serta Bupati Landak Karolin Margret Natasha.
Selain itu, tampak hadir pimpinan partai politik di Kalbar, seperti Ketua DPW NasDem Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie dan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lasarus, unsur Forkopimda Kalbar, serta kalangan akademisi, di antaranya Rektor Universitas OSO (UNOSO) Yarlina Yacoub dan Rektor Universitas Tanjungpura Garuda Wiko.
Sebelum prosesi pelantikan, Sekjen DPP Hanura Benny Rhamdani membacakan Surat Keputusan DPP Hanura tentang susunan kepengurusan DPD Hanura Kalbar periode 2025–2030. Dalam keputusan tersebut, Dian Eka Muchairi ditetapkan sebagai Ketua DPD Hanura Kalbar, Hilaria Yusnaini sebagai Sekretaris, dan Yandi sebagai Bendahara.
“Secara resmi saya melantik pengurus DPD Hanura Kalbar periode 2025–2030. Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi dan misi Partai Hanura,” ujar OSO saat membacakan naskah pelantikan, yang dilanjutkan dengan penyerahan pataka kepada Ketua DPD Hanura Kalbar.
Dalam arahannya, OSO mengapresiasi militansi kader Hanura di daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam membangun daerah.
“Hanura ingin membangun daerah. Sebab daerah makmur, barulah Indonesia makmur. Mari bertarung secara sehat meraih kepercayaan rakyat. Kader harus terus bergerak dan bersatu,” tegas OSO.
Menurut OSO, hanya putra-putri daerah yang benar-benar memahami persoalan wilayahnya sendiri dan mampu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat secara bermartabat.
“Perjuangkan aspirasi rakyat dengan cara yang benar. Semua ingin makmur, tetapi bukan daerahisme. Kita tetap berpegang pada nilai kebangsaan, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kalbar terpilih, Dian Eka Muchairi, menyatakan siap mengemban amanah dan membawa Hanura semakin besar di Kalimantan Barat.
“Kami siap membentuk struktur hingga tingkat anak ranting, lolos verifikasi, dan menang di Pemilu 2029. Semangat Ketua Umum menjadi motivasi besar bagi kami di daerah,” ujarnya.
Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru DPD Hanura Kalbar. Ia berharap sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap bekerja sama. Mari satukan langkah, perkuat dialog dan kolaborasi demi kemajuan Kalbar yang kita cintai,” ujar Norsan.
Pelantikan ini juga dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kepulauan Riau. Hadir Ketua DPD Hanura Kepri Drs. H. Ady Hermawan, MM, Wakil Ketua OKK Putra Caesar Odang, Wakil Ketua Bidang IT, Siber dan Media Sosial Robert Hoo, Wakil Sekretaris OKK Devo Satria Ichwaldi, serta Wakil Bendahara Renny Asdianti.
DPD Hanura Kepulauan Riau menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan kepengurusan DPD Hanura Kalbar periode 2025–2030, seraya berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi partai dan meningkatkan peran Hanura dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat daerah.
(MR W)

0 Komentar