Jakarta, harian62.info— PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta api akibat dampak banjir yang menggenangi sejumlah lintasan rel. Gangguan operasional terutama terjadi di wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.
Pembatalan dilakukan setelah curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di jalur rel, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan. Hingga Minggu, 18 Januari 2026, KAI masih melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis menyeluruh untuk memastikan keamanan prasarana dan sarana perkeretaapian.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan titik genangan dan potensi keterlambatan mendorong perusahaan melakukan langkah antisipatif melalui rekayasa pola operasi.
“Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Minggu.
Selain pembatalan perjalanan, KAI juga mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir.
KAI memastikan akan terus menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan situasi di lapangan.
Sebagai bentuk perlindungan kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen bagi penumpang terdampak. Pengajuan pengembalian dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121, termasuk melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI.
Adapun pembatalan perjalanan mencakup sejumlah kereta jarak jauh dan menengah, di antaranya KA Argo Bromo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Anjasmoro, Blambangan Ekspres, Brantas, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Kaligung, Ambarawa Ekspres, Matarmaja, Tegal Bahari, Parahyangan, Taksaka, Papandayan, Purwojaya, Ciremai, serta KA Sembrani Tambahan.
KAI mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi terkait perjalanan kereta api dan menyesuaikan rencana perjalanan selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.
(Rohi)

0 Komentar