KADIN Kalimantan Barat Lahirkan 8 Program Strategis

                Saleh Galing Tegaskan: “Dunia Usaha Kalbar Harus Bersatu, Akhiri Dualisme, Majukan Ekonomi Daerah”

JAKARTA,harian62.info -

Arah baru pembangunan ekonomi Kalimantan Barat mulai ditata ulang. Dibawah kepemimpinan H. Saleh Galing, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat resmi menetapkan delapan program strategis sebagai langkah konkret mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target nasional pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.31 Oktober 2025.


Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KADIN Kalbar Tahun 2025 yang dihadiri 14 Ketua KADIN Kabupaten/Kota dan 8 Ketua Umum Asosiasi menjadi momentum bersejarah bagi dunia usaha di Kalimantan Barat. Forum ini menandai berakhirnya era perpecahan dan dualisme organisasi, digantikan dengan semangat rekonsiliasi, persatuan, dan kerja nyata.


> “Sudah saatnya pelaku ekonomi di Kalimantan Barat bersatu padu dalam satu wadah yang solid. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan terjebak dalam friksi,”

> tegas H. Saleh Galing, Ketua Umum KADIN Kalbar terpilih.


Delapan Program Strategis KADIN Kalbar 2025

KADIN Kalbar merumuskan delapan program unggulan yang menitikberatkan pada hilirisasi, kemandirian energi, ketahanan pangan, dan digitalisasi ekonomi daerah, yakni:

1. Hilirisasi Tambang Bauksit dan Emas Optimalisasi izin IPR dan IUP agar nilai tambah komoditas tambang tetap dinikmati masyarakat Kalbar, bukan sekadar diekspor sebagai bahan mentah.

2. Penguatan Produk Turunan Sawit Mendukung percepatan implementasi B40 dan biodiesel dalam rangka memperkuat kemandirian energi nasional.

3. Swasembada Pangan Daerah Menggencarkan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian bekerja sama dengan kelompok tani di seluruh kabupaten.

4. Perhutanan Sosial & Program Karbon (Carbon Credit) Mendorong ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan berbasis energi bersih.

5. Penguatan Koperasi Kredit (Credit Union) dan Fintech Memaksimalkan potensi anggota CU terbesar di Kalbar untuk memperluas akses permodalan dan investasi rakyat.

6. Pendampingan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Memberdayakan UMKM lokal sebagai penyedia pangan bergizi, sejalan dengan program prioritas nasional.

7. Penguatan Akses Listrik Desa Pemerataan energi sebagai fondasi tumbuhnya ekonomi pedesaan yang produktif.

8. Pendampingan Koperasi Merah Putih Pemberdayaan koperasi sektor riil agar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mandiri, modern, dan kompetitif.


Rekonsiliasi Dunia Usaha dan Konsolidasi Ekonomi Kalbar

Musprovlub juga menjadi ajang rekonsiliasi besar dunia usaha Kalbar. Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Erwin Aksa Mahmud (Pengurus KADIN Indonesia) dan Abdul Karim, Ketua Umum HIPKA Kalbar, ditegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan stabilitas politik ekonomi daerah.


> “Harapan masyarakat terhadap KADIN harus dijawab dengan organisasi yang kuat dan solid.

> Target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan sekadar angka nasional, tapi juga tanggung jawab moral dunia usaha di daerah,”

>  ujar Abdul Karim.


KADIN Kalbar Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Langkah strategis ini menandai komitmen KADIN Kalbar untuk tampil sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra utama pemerintah. Dengan kepemimpinan yang solid dan arah yang jelas, KADIN Kalimantan Barat menegaskan kesiapannya menjadi garda depan hilirisasi sumber daya alam, pemberdayaan UMKM, serta pembangunan ekonomi berkeadilan.


> “Kita ingin memastikan Kalimantan Barat tidak hanya menjadi penonton dari arus investasi besar,

> tapi menjadi pelaku utama tuan rumah di negeri sendiri,”

> pungkas H. Saleh Galing, menutup pertemuan.


Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat

Hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Tahun 2025 Pontianak


Tim Redaksi | Harian62Info

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung