harian62.info -
Berselingkuh sering kali dianggap sebagai keputusan yang penuh risiko dan kontroversial, namun banyak yang belum menyadari bahwa di balik tindakan tersebut, ada alasan yang mendalam dan sering kali berakar pada faktor psikologis.
Tidak sedikit wanita yang terjebak dalam hubungan yang tak memuaskan, dan sebagai akibatnya, mereka mencari kebahagiaan di luar hubungan tersebut.
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah menghimpun dari brides pada Kamis (16/01) akan mengungkapkan 12 alasan utama mengapa wanita berselingkuh, berdasarkan pandangan para ahli psikologi.
1. Stres
Tugas rumah tangga dan pengasuhan anak sering kali menjadi beban lebih berat bagi wanita meskipun dalam hubungan yang egaliter.
Beban mental ini dapat menyebabkan rasa lelah fisik dan mental, yang pada akhirnya mempengaruhi keinginan untuk tetap dekat dengan pasangan, bahkan bisa memicu perselingkuhan.
2. Ketidakpuasan dalam Hubungan
Ketidakpuasan dalam hubungan dapat menjadi pemicu perselingkuhan. Ketika wanita merasa tidak dihargai atau tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pasangannya, mereka mungkin mencari kepuasan tersebut di luar hubungan.
3. Rendah Diri
Wanita dengan harga diri rendah cenderung mencari validasi dari luar untuk merasa dihargai dan diinginkan. Ketika seseorang memberi perhatian, perasaan dihargai tersebut bisa mendorong wanita untuk mencari hubungan lain.
4. Kelaparan Emosional
Wanita seringkali berselingkuh bukan karena kebutuhan fisik, tetapi untuk memenuhi kebutuhan emosional. Kurangnya perhatian, empati, atau kedekatan dalam hubungan yang ada membuat wanita mencari pemenuhan tersebut di tempat lain.
5. Kemarahan atau Pembalasan
Wanita yang merasa dikecewakan atau tidak dipenuhi kebutuhan emosionalnya bisa menggunakan perselingkuhan sebagai bentuk pembalasan atau sebagai cara untuk membalas pasangan yang sebelumnya berselingkuh.
6. Kurangnya Semangat
Rasa bosan dan kurangnya kegembiraan dalam hubungan dapat mendorong wanita untuk mencari sensasi atau dorongan emosional baru, yang sering kali terjadi dalam perselingkuhan.
7. Deprivasi Seksual
Kehilangan keintiman fisik dalam hubungan dapat menjadi salah satu alasan wanita berselingkuh. Kurangnya gairah yang memudar sering kali memicu wanita untuk mencari pengalaman seksual yang lebih menggairahkan.
8. Kesendirian
Perasaan kesepian akibat jarangnya interaksi atau kedekatan dengan pasangan dapat menyebabkan wanita mencari pemenuhan emosional dan fisik dari orang lain.
9. Gaya Keterikatan Tidak Aman
Gaya keterikatan seseorang dapat mempengaruhi cara mereka menjalani hubungan. Wanita dengan gaya keterikatan cemas atau menghindar lebih rentan terhadap perselingkuhan karena mereka mencari jaminan dari orang lain atau menghindari kedekatan emosional.
10. Krisis Usia Pertengahan
Krisis usia pertengahan bisa menyebabkan wanita merasa tertekan dengan ekspektasi hidup yang tidak tercapai, memicu mereka mencari pelarian atau hubungan baru untuk memenuhi kekosongan emosional yang ada.
11. Peluang
Seringkali, perselingkuhan terjadi secara spontan ketika ada kesempatan yang muncul secara tak terduga. Terhubung dengan orang lain melalui media sosial atau bertemu orang baru bisa memicu perselingkuhan.
12. Menghilangkan Perasaan Sulit
Wanita yang menghadapi emosi sulit mungkin memilih perselingkuhan sebagai cara untuk melarikan diri atau mengatasi perasaan yang tidak ingin dihadapi. Perselingkuhan menjadi pelarian dari kenyataan yang lebih sulit.
Sumber : JawaPos Com



