Jibril dan Farras Dinobatkan sebagai Bujang Dare Pontianak 2026, Jadi Wajah Muda Promosi Budaya dan Pariwisata

 


PONTIANAK — Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila resmi dinobatkan sebagai Bujang Dare Pontianak 2026. Keduanya terpilih setelah tampil sebagai peserta terbaik dalam malam final pemilihan Bujang Dare Pontianak 2026 yang digelar di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (14/8/2026) malam.

Dalam ajang tersebut, Jibril dan Farras berhasil menyisihkan para finalis lainnya melalui rangkaian tahapan penilaian yang menuntut kemampuan, wawasan, penampilan, serta pemahaman terhadap potensi budaya dan pariwisata Kota Pontianak.

Posisi Runner Up I diraih Bujang Hexaputra Arifianto dan Dare Lathiifah Adila. Sementara Runner Up II ditempati Bujang Rayhan Pratama dan Dare Agiesta Putri Shahira.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, gelar Bujang Dare bukan sekadar penghargaan dalam sebuah ajang pemilihan. Para pemenang dan seluruh finalis diharapkan mampu menjalankan peran sebagai representasi generasi muda Kota Pontianak.

“Bujang Dare harus menjadi representasi anak muda Pontianak yang cerdas, berkarakter, dan bangga terhadap budaya kotanya,” ujar Edi.

Menurutnya, Pontianak memiliki kekayaan budaya, kuliner, destinasi wisata, serta berbagai potensi daerah yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Karena itu, para Bujang Dare diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial sebagai ruang kreatif untuk mempromosikan potensi daerah.

“Promosikan Pontianak dengan cara yang kreatif. Tampilkan budaya, kuliner, destinasi, dan cerita-cerita baik tentang kota ini agar semakin dikenal,” katanya.

Bukan Sekadar Gelar, tetapi Tanggung Jawab

Edi menegaskan, peran sebagai Bujang Dare tidak berhenti setelah malam penobatan. Para finalis, termasuk pemenang utama, diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam memperkenalkan identitas dan citra positif Kota Pontianak.

“Semua finalis adalah bagian dari wajah muda Pontianak. Setelah malam penobatan ini, peran mereka tidak berhenti, justru baru dimulai,” jelasnya.

Ia menilai generasi muda memiliki modal penting berupa kreativitas, energi, kemampuan komunikasi, serta kedekatan dengan perkembangan teknologi digital. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan dalam memperluas promosi Kota Pontianak, baik di tingkat regional, nasional maupun melalui jejaring digital.

Pemkot Pontianak, lanjut Edi, akan terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dengan dinobatkannya Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila sebagai Bujang Dare Pontianak 2026, keduanya kini mengemban tanggung jawab baru sebagai bagian dari wajah muda Kota Pontianak—mendorong promosi budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta berbagai potensi daerah dengan pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan generasi muda.(Bsg/A)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

 


Iklan

 


نموذج الاتصال