Ratusan Siswa SDN Cibuntu 04 Cibitung Bertahan Belajar di Tengah Bangunan Rusak, Harapkan Uluran Tangan Pemerintah


 CIBITUNG, Kabupaten Bekasi – Di balik semangat 375 siswa menuntut ilmu setiap hari, tersimpan kenyataan yang memprihatinkan. Bangunan SD Negeri 04 Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, yang dipimpin Plt. Kepala Sekolah Hj. Eti Pusdiningrat, S.Pd., kini mengalami kerusakan di sejumlah ruang kelas dan membutuhkan penanganan segera.

Sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1999 itu menjadi tempat belajar bagi 375 peserta didik. Namun, kondisi beberapa ruang kelas yang rusak membuat proses belajar mengajar tidak lagi berlangsung dengan rasa aman dan nyaman.




Langit-langit yang mulai rusak, dinding yang retak, hingga pintu-pintu kayu yang lapuk dimakan usia menjadi pemandangan sehari-hari di lingkungan sekolah. Sedikitnya tiga ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi layak digunakan secara optimal.

Pak Sarkim, penjaga sekolah yang juga merupakan alumni angkatan ketiga SDN Cibuntu 04, mengatakan kondisi bangunan terus menurun seiring bertambahnya usia sekolah.

"Bangunan sekolah sudah berdiri sejak tahun 1999. Sekarang banyak bagian yang rusak, mulai dari plafon, dinding, hingga pintu yang sudah lapuk. Kami berharap segera ada perbaikan agar anak-anak bisa belajar dengan aman," ujar Pak Sarkim.

Menurut pihak sekolah, usulan rehabilitasi telah beberapa kali diajukan kepada instansi terkait. Namun hingga kini, harapan tersebut belum membuahkan hasil berupa perbaikan fisik.








Di tengah keterbatasan itu, para guru tetap mengajar dengan penuh dedikasi, sementara 375 siswa tetap datang setiap pagi membawa harapan dan cita-cita. Semangat mereka menjadi gambaran bahwa keterbatasan fasilitas tidak memadamkan keinginan untuk belajar.

Saat ini SDN Cibuntu 04 memiliki 14 rombongan belajar (rombel), tetapi hanya delapan ruang kelas yang masih aktif digunakan. Keterbatasan ruang belajar membuat proses pembelajaran harus diatur seefisien mungkin.

Pihak sekolah berharap pemerintah dapat segera merealisasikan rehabilitasi tiga ruang kelas yang rusak, bahkan mempertimbangkan pembangunan gedung sekolah bertingkat agar mampu memenuhi kebutuhan ruang belajar yang terus meningkat.

Bagi 375 siswa SDN Cibuntu 04, ruang kelas bukan sekadar bangunan. Di sanalah mereka menulis mimpi, merangkai masa depan, dan belajar menjadi generasi penerus bangsa. Harapan mereka sederhana: dapat belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan layak.

Kini, perhatian dan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pendidikan sangat dinantikan agar harapan tersebut dapat segera terwujud demi masa depan anak-anak Indonesia.



PARIS.P



0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung