Pasaman barat, harian62-info-
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Talamau, Polres Pasaman Barat, melaksanakan aksi penanaman ratusan bibit pohon mahoni di Kampung Pasanggiang, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gerakan Polri Peduli Lingkungan sekaligus upaya konkret mitigasi bencana alam di wilayah rawan longsor.
Aksi penghijauan pascabencana ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran personel Polsek Talamau, Ketua PABPDSI Talamau Ajumril, Kepala Jorong Perhimpunan, serta perwakilan dari media lokal.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kapolsek Talamau, IPTU Fifriki Candra, S.H., M.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam upaya pelestarian alam.
"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kepolisian dalam menjaga kelestarian alam dan antisipasi dini bencana. Fokus utama aksi ini menyasar area perbukitan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) guna memperkuat struktur pengikat tanah sekaligus meminimalisir potensi ancaman erosi," ujar Kapolsek Talamau.
Dalam keterangannya, IPTU Fifriki Candra mengajak seluruh lapisan masyarakat Talamau untuk kembali menghidupkan budaya menanam pohon. Menurutnya, kelestarian hutan yang terjaga merupakan kunci utama dalam mencegah bencana musiman seperti banjir dan tanah longsor di wilayah Talu.
"Kami ingin membangun kesadaran bersama. Penanaman pohon keras seperti mahoni ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian alam kita. Jika hutan kita rusak, dampaknya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk bencana banjir dan longsor," tambah IPTU Fifriki Candra.
Selain melakukan penanaman fisik, Polsek Talamau bersama unsur Muspika dan instansi kehutanan setempat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan edukasi sadar bencana. Sosialisasi ini bertujuan membangun pemahaman warga mengenai pentingnya mitigasi kebencanaan secara mandiri.
Pihak kepolisian sengaja melibatkan generasi muda secara aktif dalam aksi ini. Polsek Talamau mengundang perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Talamau, di antaranya MAN 4 Pasaman Barat, SMKN 1 Talamau, dan MAM Talu. Kehadiran para siswa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta lingkungan dan kepedulian terhadap bumi sejak usia dini.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan bagi seluruh pihak untuk terus menjaga ekosistem wilayah Talamau, sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antara aparat, masyarakat, dan generasi muda adalah garda terdepan dalam menjaga keselamatan lingkungan dari ancaman bencana di masa depan.
(Windi wulandari)

0 Komentar