Pasaman barat, harian62-info--
Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Pasaman Barat Nomor 400.10.2.2/315/DPMN-2026 tanggal 19 Mei 2026, Pemerintah Nagari Koto Tuo menggelar Musyawarah Focus Group Discussion /FGD/ Rumah Desa Sehat /RDS/ Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (18/6/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Serbaguna Nagari Koto Tuo.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pj. Wali Nagari Koto Tuo, Erita Nova, http://A.Md.Keb ini dihadiri Kepala DPMN Kabupaten Pasaman Barat, Kepala Dinas Sosial, TA-PJMD Kabupaten Pasaman Barat, Camat Koto Balingka, Danramil Sungai Beremas, Kasubsektor Koto Balingka, Kepala UPT/Instansi se-Kecamatan Koto Balingka, PD/PLD Nagari Koto Tuo, Bamus, TP-PKK, Kepala Jorong, Bidan Jorong, Direktur Bumnag Salama Koto Tuo, Ketua Koperasi Merah Putih Koto Tuo, LPMN, Karang Taruna, KPM/Kader Posyandu, serta Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Tokoh Pemuda dan Bundo Kanduang se-Nagari Koto Tuo.
Dalam sambutannya, Pj. Wali Nagari Erita Nova menegaskan bahwa RDS merupakan wadah partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan. "Kesehatan adalah investasi. Lewat FGD ini kita satukan komitmen untuk memetakan masalah kesehatan dan menyusun rencana aksi bersama agar Nagari Koto Tuo bebas stunting dan seluruh warganya hidup sehat," ujarnya.
FGD RDS dilaksanakan untuk memetakan lima pilar masalah kesehatan tingkat nagari yang meliputi Kesehatan Ibu dan Anak /KIA/, Gizi, Pengendalian Penyakit, Sanitasi, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat /PHBS/. Hasil musyawarah ini akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari dan APB Nagari Tahun 2027, khususnya pada program prioritas bidang kesehatan dan percepatan pencegahan stunting.
Rangkaian kegiatan diawali pemaparan data kesehatan nagari, dilanjutkan diskusi kelompok terarah untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan solusi konkret. Seluruh hasil FGD kemudian dituangkan dalam Berita Acara yang ditandatangani bersama seluruh peserta sebagai komitmen dan acuan penyusunan RKP Nagari bidang kesehatan.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh partisipasi aktif dari seluruh unsur yang hadir.
(Windi wulandari)

0 Komentar