Kubu Raya Kekurangan Guru, Sujiwo Minta Dinas Pendidikan Segera Ambil Langkah Strategis

Kubu Raya,harian62.info -

Sujiwo menegaskan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk persoalan kekurangan guru yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya


Menurut Sujiwo, kondisi fiskal daerah saat ini memang belum ideal. Namun demikian, pemerintah daerah tetap harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai bagian dari sistem pemerintahan Indonesia


“Kondisi fiskal kita saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Tetapi konsep berbangsa dan bernegara kita adalah Negara Indonesia. Apa pun keputusan pemerintah pusat harus kita terima dengan ikhlas. Tinggal bagaimana kita melakukan terobosan dan langkah-langkah strategis di daerah,” ucap Sujiwo, Senin, 15 Juni 2026


Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan Pemkab Kubu Raya untuk mengatasi kekurangan guru adalah melalui kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah yang memiliki jumlah siswa relatif sedikit


“Kekurangan guru itu sedang kita carikan solusinya. Salah satunya melalui regrouping. Sekolah-sekolah yang muridnya sedikit akan kita regrouping,” tambahnya.


Kekurangan guru merupakan persoalan yang terjadi secara nasional, tidak hanya di Kubu Raya, kata Sujiwo. Karena itu, pemerintah daerah tengah mempersiapkan sejumlah langkah strategis yang akan segera dijalankan


Sujiwo juga meminta Dinas Pendidikan serta perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan lebih aktif turun ke lapangan agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara tepat dan cepat.


“Saya minta Dinas Pendidikan segera mengambil langkah-langkah strategis. Termasuk dinas terkait agar lebih banyak turun ke lapangan. Kalau di kantor cukup 20 persen saja, karena persoalan itu adanya di lapangan,” tegasnya


Dari hasil peninjauan langsung yang dilakukan, Sujiwo menemukan Kecamatan Sungai Ambawang sebagai salah satu wilayah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik


“Kekurangan guru itu saya lihat sendiri, salah satunya di Ambawang,” katanya


Sujiwo mengingatkan bahwa masyarakat menilai kinerja pemerintah dari kualitas pelayanan yang diberikan. Karena itu, pelayanan publik harus tetap optimal meskipun daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal


“Dalam kondisi fiskal seperti ini, masyarakat tentu tidak mau tahu. Yang pasti masyarakat maunya pelayanan itu baik. Kita tidak boleh salah,” pungkasnya.



(Supriadi)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung