Penampung CPO Inisial MY Bertempat di Seberang Jalan Lintas Batu Bara,Diduga Tidak Miliki Izin

Foto lokasi tempat penampung CPO sebelum mobil tangki CPO  masuk ,terlihat tiray layar terpal terbuka di lokasi seberang jalan lintas  besar batu bara  desa sumber makmur, kecamatan lima puluh.

Kabupaten Batu Bara,harian62.info -

Inisial MY penampung CPO berlokasi di jalan desa sumber makmur, kecamatan lima puluh , kabupaten batu bara ,bebas beroperasi menuai sorotan publik.


"Berdasarkan informasi nara sumber yang sangat di rahasiakan,mengatakan jika di lokasi jalan lintas batu bara desa sumber makmur kecamatan lima puluh, kabupaten batu bara persis di seberang jalan lintas besar ,Bebas beroperasi aktivitas penampung CPO milik inisial MY, diduga penampung CPO tidak miliki izin. Kemudian awak media menelusuri ke lokasi dengan agenda kunjungan ingin berjumpa kepada pemilik usaha ,namun pihak pengawas kerja di lokasi inisial Ucok dengan badan berpostur tinggi badan gempal kulit sawon matang ,mengatakan jika Bos lagi tidak di tempat kerja ,ujarnya kepada awak media .Setelah penelusuran awak media belum bisa berjumpa kepada BOS pemilik usaha ,awak media mengembangkan dugaan aktivitas tidak miliki izin tersebut kepada Pemerintah setempat ke kantor kepala desa sumber makmur pukul 14:28 Wib .Namun  karenakan kepala desa sedang tidak di kantor , komfiimasi melalui kasi Pemerintahan desa sumber makmur Ibu Sri ,menerangkan jika izin penampung CPO,saya belum mengetahui bagaimana terkait izinnya dan ia mengatakan akan melanjutkan komfiimasi kepada kepala desa ,ujarnya kepada awak media .


Setelah konfirmasi dari Pemerintah desa sumber makmur,melalui Kasi Pemerintah Ibu Sri belum dapat keterangan.


Awak media Harian62 Info, kembali menelusuri kelokasi tempat penampung CPO.Situasi di lokasi di temukan sedang masuk satu unit mobil tangki  ke lokasi tempat penampung CPO. Adapun alat  untuk mengelabui trik memuluskan aktivitas dugaan tidak milik izin penampung CPO tersebut. Pada saat satu unit mobil tangki  ke lokasi, anggota kerja di lokasi langsung menurunkan tirai terpal penutup, agar aktivitas dilokasi tertutup  berjalan mulus, bebas dari amatan warga sekitar dan dari pihak yang berwenang .

Foto dilokasi  setelah mobil tangki masuk ,terlihat tiray layar terpal di turunkan untuk mengelabui amatan warga sekitar dan pihak berwenang

Kemudian Jumat 22 Mei 2026 Pukul 10 :54 Wib , komfiimasi lanjutan  kepada kepala desa sumber makmur melalui Bidang kasi Pemerintahan Ibu Sri  belum dapat memberikan  keterangan  terkait izin penampung CPO tersebut,dengan alasan  kepala desa belum datang ke kantor ,kata kasi Pemerintahan desa sumber makmur.Adapun pun komfiimasi penyampaian yang di sampaikan awak media,melalui telepon Whatsapnya kasi Pemerintahan desa sumber makmur Ibu Sri .Dan awak media telah menyampaikan isi pesan komfiimasi di hari kamis di agenda buku tamu kantor desa sumber makmur dan pesan isi komfiimasi telah di ketahui kasi Pemerintah desa sumber makmur.


Atas temuan tersebut ,adanya aktivitas penampung CPO diduga ilegal (Tidak Miliki izin ) yang di kendalikan inisial MY .Pihak Pemerintah desa sumber makmur pada saat di komfiimasi kepala desa melalui kasi Pemerintahan belum bisa memberikan keterangan,terkait komfiimasi telah berjalan  di hari kamis dan Jumat.Pihak Pemerintah desa sumber makmur Di duga  tidak mengedepankan UU KIP .Undang -Undang keterbukaan Informasi Publik .Undang -Undang Nom14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik ,dimana inti UU KIP ,undang -undang yang menjamin hak setiap warga negara untuk mengetahui informasi yang ada di badan publik .Bertujuan agar Pemerintahan transparan dan akuntabel,serta mencegah korupsi.

Pesan komfiimasi kepada kepala desa sumber makmur melalui kasi Pemerintahan Ibu Sri

Adapun  temuan dilokasi tersebut." Diduga penampung CPO Inisial MY tidak miliki izin (Diduga ilegal)/Atau dugaan penadah )."Publik meminta agar pihak kepolisian PolseÄ· Lima puluh. melakukan pengawasan dan  penindakan ke lokasi tempat penampung CPO,di duga aktivitas Ilegal  tersebut sudah lama beroperasi .


Hingga berita ini di turukan ke meja redaksi ,awak media akan mengkawal temuan ini hingga ke akar rumput.


( Laporan Josep Opranto Sagala /RB,ML)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung