PALEMBANG,harian62.info -
Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an sebanyak 227 kali dalam rangka pembinaan rohani perasonel di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Assaadah Mapolda Sumsel dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Selasa (17/3/2026).
Capaian 227 kali khataman ini merupakan hasil partisipasi aktif seluruh jajaran Polda Sumsel, yang secara kolektif melaksanakan pembacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan Polri. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan moral institusi dalam membentuk karakter personel yang berintegritas dan berakhlak.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel. Turut hadir pula tokoh-tokoh agama dan pimpinan lembaga keagamaan di Sumatera Selatan, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumsel, Ketua MUI Sumsel, pimpinan organisasi Islam, akademisi, serta para ulama.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan 227 kali khataman Al-Qur’an oleh Polda Sumsel mendapat dukungan luas sebagai bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat nilai-nilai moral dan keagamaan.
Kapolda Sumsel dalam arahannya menegaskan bahwa capaian 227 kali khataman Al-Qur’an harus dimaknai lebih dari sekadar angka, melainkan menjadi landasan dalam membentuk perilaku dan etika personel Polri.
“Capaian 227 kali khataman ini adalah wujud komitmen kita bersama. Nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam sikap, integritas, dan pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Kapolda.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an perlu diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik dalam pengambilan keputusan, penegakan hukum, maupun dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan arah kebijakan pembinaan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya berorientasi pada profesionalisme, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan integritas, disiplin, serta empati personel dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga memberikan apresiasi kepada para hafidz dan hafidzah, termasuk personel Polri yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, sebagai bentuk motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara profesional maupun spiritual.
Selain khataman Al-Qur’an, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan sosial, kultum Ramadhan, serta buka puasa bersama, yang semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Polda Sumsel.
Pelaksanaan 227 kali khataman Al-Qur’an ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumsel dalam membangun institusi Polri yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai moral dan spiritual, guna mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.
(Fiki)

0 Komentar