Jakarta, harian62.info – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyelenggarakan pertemuan dengan seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Acara bertajuk ‘Selalu Ada Ramadan: Puasa dari Putus Asa’ ini, dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam arahannya, Gus Ipul mengingatkan komitmen pegawai dan senantiasa berinisiatif dalam bekerja sesuai mandat yang telah diberikan dan bisa berdampak bagi masyarakat.
“Saya ingin kita menyadari bahwa tugas kita terhubung satu dengan yang lain. Satu Dirjen dengan Dirjen yang lain itu terhubung, bukan sendiri-sendiri, bukan terkotak-kotak, tetapi menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, maka tidak boleh ada ego sektoral,” kata Gus Ipul dalam arahannya, di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Jum’at (13/03/2026).
Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan siswa dari Sekolah Rakyat di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang. Mereka membawakan beragam penampilan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, paduan suara, dan puisi.
Disamping itu, para pegawai juga tidak mau kalah dengan penampilan paduan suara, tari sufi, drama teater dan tausiah oleh para talent terpilih. Penampil begitu menghayati perannya, hingga penonton hanyut dalam suasana.
Pada kesempatan ini, Kemensos bersama Bank Negara Indonesia (BNI) juga menyalurkan bantuan berupa seperangkat alat salat kepada 1.000 siswa Sekolah Rakyat. Secara simbolis Gus Ipul didampingi Direktur Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia Eko Setyo Nugroho menyerahkan kepada 5 orang penerima manfaat.
“Seribu (paket) untuk siswa Sekolah Rakyat. Ya tentu kita berterima kasih ya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman siswa Sekolah Rakyat,” ujarnya
Gus Ipul dalam hal ini juga mengajak para pegawai untuk mengingat mandat yang telah diberikan Presiden Prabowo kepada Kemensos. Menurutnya hal ini penting supaya semua yang dikerjakan bisa terhubung dengan program prioritas Presiden.
“Ada tiga mandat yang sering saya sampaikan. Pertama adalah mandat pemutakhiran DTSEN, yang kedua mandat Sekolah Rakyat, dan ketiga adalah mandat bansos tepat sasaran. Setiap bantuan sosial yang kita berikan itu, kita tepat sasaran, berdampak dan memberdayakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul menambahkan bahwa tugas utama Kemensos adalah membantu Presiden dalam mengeksekusi Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, ‘Fakir Miskin dan Anak yang Terlantar dipelihara oleh Negara’.
“Bagaimana caranya? Diberikan perlindungan sosial, diberikan rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial,” imbuhnya.
Terakhir, Gus Ipul juga menyoroti pentingnya membangun jejaring dan memanfaatkan seluruh sumber daya dalam rangka menjalankan arahan-arahan dari Presiden.
“Kami tidak ingin sumber daya yang kami miliki ini tersisih sebagian, sebagian lagi bekerja. Kami ingin semuanya bisa bekerja, semua melaksanakan tanggung jawab dengan baik,” pungkasnya. (RA)
0 Komentar