Dalam aksi solidaritas tersebut, SETIA bersama GESLA melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan, di antaranya pembangunan MCK atau WC darurat untuk memenuhi kebutuhan sanitasi warga terdampak banjir. Selain itu, relawan juga ikut serta membersihkan rumah ibadah, yakni Masjid Al Ikhlas Makmur yang berada di Dusun Tanah Merah, Desa Lubuk Pusaka.
Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik pascabencana, sebagian relawan SETIA juga melakukan pendampingan sosial dan pendidikan terhadap anak-anak. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 8 Langkahan, Tanah Merah, dengan tujuan membangun pendekatan psikologis serta mengidentifikasi kemungkinan adanya trauma mental pada anak-anak akibat peristiwa banjir yang terjadi.
SETIA menilai bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya dengan bantuan material, tetapi juga harus menyentuh aspek kesehatan mental, terutama bagi anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Kehadiran relawan diharapkan dapat memberikan rasa aman, dukungan emosional, serta semangat bagi masyarakat terdampak untuk bangkit kembali.
Aksi ini merupakan bentuk nyata solidaritas gerakan rakyat dalam merespons dampak banjir ekologis yang terus berulang dan menimpa masyarakat pedesaan, khususnya petani dan warga kecil.
$b


0 Komentar