PRINGSEWU, harian62.info -
Telaga Gupit, salah satu destinasi wisata alam yang pernah menjadi kebanggaan warga Kecamatan Gading Rejo, kini tampak terbengkalai. Area yang dulu ramai dikunjungi masyarakat untuk bersantai, memancing, hingga menikmati suasana danau, kini terlihat sepi dan kurang terurus.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas seperti gazebo, area duduk, serta jalur pejalan kaki tampak rusak dan dipenuhi rumput liar. Kondisi air telaga juga terlihat keruh, ditambah minimnya perawatan membuat kawasan ini kehilangan daya tariknya, Sabtu (06/12/2025).
Beberapa warga sekitar menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menyebut, sejak beberapa tahun terakhir tidak ada lagi penataan maupun pengelolaan yang dilakukan secara rutin. Padahal, jika dikelola dengan baik, Telaga Gupit dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang wisata alternatif bagi masyarakat Gading Rejo dan sekitarnya.
“Semenjak Covid 19, dan ada pembatasan jadi sepi tempat ini bang, bahkan tidak ada lagi orang yang mau berkunjung kemari. Sampai sekarang kondisinya terbengkalai dan tidak terawat, " ujar salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi.
Warga berharap pemerintah pekon maupun pihak terkait dapat kembali memperhatikan keberadaan Telaga Gupit. Selain bisa menjadi destinasi wisata lokal, penataan ulang kawasan telaga juga dinilai berpotensi menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar melalui kegiatan UMKM dan jasa wisata.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait rencana revitalisasi Telaga Gupit. Namun masyarakat berharap langkah perbaikan dapat segera dilakukan agar tempat wisata ini kembali menarik minat pengunjung seperti masa kejayaannya.
(dANI_K)
0 Komentar