Kasus Keracunan Massal: BPM Pertanyakan Kualitas Program Makanan, Desak APH Bertindak Tegas

                                                            (Dok.Ketua BPM Kalimantan Barat)

Pontianak,harian62.info -

Ketua Umum Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat, Gusti Eddy, angkat bicara terkait kasus keracunan massal yang belakangan ini terjadi. BPM menilai perlu ada kejelasan mengenai faktor utama penyebab insiden tersebut, apakah menyangkut kualitas makanan, proses pengadaan, atau pelaksanaan yang tidak melibatkan tenaga profesional.


“Apakah karena membeli makanan dengan kualitas rendah? Atau diserahkan kepada pihak yang bukan ahlinya demi meraup keuntungan lebih? Banyak pertanyaan yang harus dijawab,” tegas Gusti Eddy.


Ia menambahkan, jika terbukti ada unsur kesengajaan, maka hal itu menunjukkan adanya niat buruk dari pihak tertentu yang wajib diproses secara hukum.


“APH jangan hanya jadi penonton atau pendengar. Kalau ada indikasi pidana, harus ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya menegaskan.


BPM Kalbar mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah konkret agar kasus ini tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di masyarakat, sekaligus menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.


(BG)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung