MUARA ENIM, Harian62.info -
Kemunculan satwa liar yang diduga seekor beruang dewasa berwarna hitam di sekitar aliran Sungai Rambang, Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, masih menjadi perhatian aparat dan pemerintah setempat.
Pada Selasa (29/9/2026), Polsek Rambang bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI dan Satpol PP kembali melaksanakan upaya mitigasi hari kedua untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan kemunculan kembali satwa tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, didampingi Wakapolsek Rambang IPDA Fattah Yudi, para Kanit dan personel Polsek Rambang.
Informasi mengenai kemunculan satwa liar tersebut sebelumnya beredar di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Intelkam Polsek Rambang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) pada Senin (28/9/2026).
Dari hasil Pulbaket, diketahui bahwa satwa yang diduga beruang tersebut pertama kali terlihat pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di pinggir Sungai Selingsing, yang merupakan anak Sungai Rambang, tepatnya di Dusun I, Desa Baru Rambang.
Kemudian pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, satwa yang sama kembali dilaporkan muncul di pinggir Sungai Rambang, tepatnya di bagian hilir sungai wilayah Dusun I, Desa Baru Rambang.
Pada Senin (28/9/2026), tim dari BKSDA bersama Polsek Rambang, Pemerintah Kecamatan Rambang dan Pemerintah Desa Baru Rambang telah melakukan peninjauan lokasi sebagai langkah awal mitigasi.
Upaya tersebut kemudian dilanjutkan pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam kegiatan mitigasi hari kedua, turut hadir Kasi Trantib Kecamatan Rambang Amalkun, S.Sos beserta staf dan Satpol PP, Danramil 404-08/Rambang Lubai yang diwakili Serda Andi Marcos, serta perwakilan Pemerintah Desa Baru Rambang yang diwakili Kasi Pemerintahan Erwandri bersama perangkat desa.
Petugas juga melibatkan dua warga, yakni Ariadi dan Sarmedi, yang disebut sebagai saksi yang mengetahui kemunculan satwa tersebut.
Proses mitigasi dan pencarian berlangsung kurang lebih satu jam dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Namun, hingga pencarian berakhir, satwa yang diduga beruang dewasa tersebut belum berhasil ditemukan maupun diamankan. Aparat menduga satwa tersebut masih berkeliaran di sekitar kawasan tersebut.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, MH, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, mengatakan pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa terus melakukan langkah mitigasi sebagai upaya menjaga keamanan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Baru Rambang dan sekitarnya, agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali satwa tersebut. Jangan mendekati ataupun mencoba menangkapnya sendiri apabila melihat keberadaan hewan tersebut,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar sungai dan kawasan yang berpotensi menjadi tempat munculnya satwa liar.
Kapolsek juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah desa atau pihak terkait apabila kembali melihat satwa yang diduga beruang tersebut.
“Kami bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi. Masyarakat diharapkan tidak panik, namun tetap waspada dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya
.
(SHMN,red)

