Harian62.info
Penanaman Pohon Pisang di Sepanjang Jalan Silulu–Dolok Malela Jadi Sorotan, Camat Gunung Malela Bantah Dikaitkan dengan Kunjungan Bupati
SIMALUNGUN – Aksi penanaman pohon pisang di sejumlah titik di sepanjang ruas jalan dari Nagori Silulu menuju Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Beredar informasi yang menyebutkan bahwa aksi tersebut sengaja dilakukan warga menjelang kedatangan Bupati Simalungun ke Kecamatan Gunung Malela. Namun, informasi tersebut dibantah oleh Camat Gunung Malela, Sugiarto, Sos.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 08.40 WIB, Sugiarto menegaskan bahwa tidak ada agenda kunjungan Bupati Simalungun ke wilayah Kecamatan Gunung Malela.
"Informasi itu tidak benar. Bupati tidak ada agenda hadir di Gunung Malela. Yang datang hanya Tim Pokja III Kabupaten Simalungun dan tim verifikasi lomba desa dari Provinsi Sumatera Utara sebanyak tiga orang. Dari kabupaten hanya sebagai pendamping dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Kabupaten Simalungun," ujar Sugiarto.
Sementara itu, salah seorang kepala desa yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa kedatangan tim dari kabupaten tersebut berkaitan dengan kegiatan penilaian kebersihan nagori serta pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya sampah yang dibuang ke aliran sungai. Keterangan tersebut disampaikan saat dikonfirmasi pada Jumat (19/6/2026) sore.
Di sisi lain, sejumlah warga Dolok Malela menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon pisang di pinggir jalan merupakan bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai semakin memprihatinkan.
Menurut warga, kerusakan jalan menuju Kantor Camat Gunung Malela telah berlangsung cukup lama dan hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap perbaikan infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah tersebut.
Terpisah, masyarakat juga berharap penyampaian aspirasi dapat menjadi perhatian seluruh pihak terkait, sehingga persoalan infrastruktur jalan di Kecamatan Gunung Malela dapat ditangani secara bertahap sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Dengan adanya klarifikasi dari pihak kecamatan, informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai keterkaitan aksi penanaman pohon pisang dengan kunjungan Bupati Simalungun dipastikan tidak sesuai dengan fakta yang ada. Namun demikian, kondisi jalan yang rusak dan aspirasi warga terkait kebutuhan perbaikan infrastruktur tetap menjadi persoalan yang diharapkan memperoleh perhatian serius dari pemerintah daerah.
(Hd)

0 Komentar