Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana 2026, DPRD Dukung Sukseskan Pemilihan 87 Nagari





Pasaman Barat, http://harian62.info–

 Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mematangkan persiapan Pemilihan Wali Nagari Serentak 2026. Sebanyak 87 nagari dijadwalkan menggelar Pilwana untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Pasaman Barat Yulianto saat membuka Rakor Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 di Auditorium Kantor Bupati, Senin (18/5/2026).

“Dulu nagari induk hanya 19, sekarang sudah 90 nagari. Tiga sudah definitif. Artinya 87 nagari butuh wali nagari definitif. Semua pihak harus bersama menyukseskan Pilwana ini,” ujar Yulianto.

Ia meminta camat aktif mengarahkan pemerintah nagari untuk meningkatkan sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.

Dukungan juga datang dari DPRD Pasbar. Pihak dewan mendorong Pemkab memastikan Pilwana 2026 berlangsung aman, jujur, transparan, dan demokratis. Pengawasan dilakukan agar tahapan berjalan sesuai aturan dan partisipasi masyarakat meningkat.

Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra menyebut Pilwana 2026 jadi pemilihan terbesar di Pasbar, baik dari jumlah nagari maupun cakupan wilayah. 

Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung 17 September hingga 20 Oktober 2026. Pemkab Pasbar juga akan menerapkan sistem e-voting untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya.

“Fokus rakor hari ini adalah pembentukan panitia tingkat kabupaten dan penyamaan persepsi seluruh unsur pelaksana. Setelah ini, rapat lanjutan akan digelar di tingkat kecamatan dan nagari,” katanya.

Selain membentuk panitia, Pemkab Pasbar juga akan menyiapkan tenaga teknis inti dan petugas lapangan untuk mendukung kelancaran Pilwana.

Di tingkat kabupaten, panitia terdiri dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda. Bupati dan Wakil Bupati bertindak sebagai penanggung jawab, sementara Sekretaris Daerah menjabat ketua panitia. 

Di tingkat kecamatan dibentuk panitia pengawas yang melibatkan camat dan Forkopimca. Sementara di tingkat nagari, Panitia Pemilihan Wali Nagari dibentuk dari unsur Bamus, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat. Panitia ini nantinya akan membentuk KPPSN dan petugas Linmas TPS.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi yang membahas aspek keamanan, proses seleksi penyelenggara, hingga kesiapan teknis pemungutan suara. Seluruh peserta berkomitmen mendukung Pilwana 2026 agar berlangsung aman, jujur, transparan, dan demokratis.

(Windi wulandari)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung