SORONG – Pemerintah terus bergerak cepat mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, secara resmi meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan di Kota dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Acara yang digelar di halaman SMK Negeri 1 Kota Sorong, Selasa (26/5/2026), ini menjadi tonggak penting perbaikan fasilitas belajar. Tahun ini, puluhan sekolah di wilayah tersebut menjadi sasaran utama, dengan prioritas diberikan kepada satuan pendidikan yang terdampak bencana alam, berada di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), maupun yang kondisinya memerlukan perbaikan mendesak.
Lebih dari Sekadar Bangunan
Abdul Mu’ti menegaskan, program ini bukan hanya soal mempercantik gedung, tetapi juga upaya strategis untuk memajukan kualitas pendidikan nasional. Melalui sistem swakelola, pembangunan dikelola secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan mitra lokal. Cara ini dinilai jauh lebih efektif, cepat, dan menghasilkan kualitas bangunan yang terjamin.
Yang tak kalah penting, program ini terbukti memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Setiap pembangunan sekolah menyerap tenaga kerja lokal dan memanfaatkan sumber daya yang ada, sehingga roda ekonomi di daerah ikut bergerak.
“Tahun lalu saja, revitalisasi ribuan sekolah mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Ini bukti bahwa pembangunan pendidikan juga berarti memberdayakan masyarakat,” jelasnya.
Digitalisasi Tanpa Batas
Komitmen pemerintah juga terlihat jelas dalam upaya digitalisasi. Infrastruktur teknologi tidak hanya hadir di kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah paling terpencil.
Bahkan, untuk daerah pedalaman Papua yang aksesnya sulit, distribusi perangkat digital dilakukan dengan cara unik, yakni menggunakan perahu. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada satu pun wilayah yang terabaikan.
“Melalui program ini, kami berharap fasilitas pendidikan semakin layak, ekonomi lokal tumbuh, dan kualitas pendidikan di Papua semakin setara dengan daerah lain. Semua ini bisa terwujud berkat dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” tutup Abdul Mu’ti penuh optimisme.


0 Komentar