Diikuti oleh sekitar 330 peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dan perwakilan pemuda dari berbagai kelurahan, kegiatan ini digelar pada Senin (11/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Sorong, Rudy Laku, menyatakan bahwa peredaran narkoba saat ini sudah sangat memprihatinkan karena mulai menyasar kalangan pelajar. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar generasi muda Papua tidak kehilangan masa depan.
"Jika kita ingin menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045, narkoba harus dicegah mulai hari ini. Seseorang yang sudah terjerumus akan sangat sulit pulih, sehingga edukasi dan kesadaran sangat penting," ujar Rudy.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Sorong, Hendrikus Momot, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang menggandeng berbagai pihak untuk memperluas edukasi. Ke depannya, sosialisasi direncanakan akan diperluas hingga tingkat distrik, melibatkan RT/RW, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh pemangku kepentingan.
"Penyelamatan generasi muda adalah prioritas kami. Tahun depan, kami akan menyasar hingga tingkat distrik dan juga memperluas sasaran ke tingkat SMP agar edukasi bisa diberikan sejak usia dini," jelas Hendrikus.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sorong berharap tercipta kesadaran kolektif di seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, demi melahirkan generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.
.jpg)
0 Komentar