Jakarta,harian62.info -
Wakil ketua komisi IX charles honoris bilang DPR mau ngobrol sama kepala BGN , Dadan hindayana tentang 20.000 motor listrik yang ktanya muncul tanpa rapat rapat dulu. DPR juga penasaan kenapa sih harus buru buru dan mahal banget tuh motor? Emang sebenar nya untuk apa apakah pengaruh benar buat nambahin gizi anaka anak. Mending biaya itu di lakukan untuk biaya sekolah gratis pak atau untuk keperluan perbaikan untuk sekolah gedung atau jalan.
DPR merasa kebijakan ini kurang pas dengan semangat penghematan anggaran negara dan minta proyek ini di batalin. Tapi, BGN punya alasan-alasan motor listrik itu penting buat menjelajahi ke daaerah terpencil yang susah di jangkau seperti perdesaan yang jauh dari kota dan masih belom punya listrik termasuk buat team SPPG.
BGN juga bilang pembelian ini cuma ada di anggaran 2025 dan gak bakal lanjut di 2026 menteri keuangan purbaya Yudhi sadewa juga pastiin anggaran nga udah dipangkas dan gak ada alokasi tambahan
(Sanggau)

0 Komentar