Pontianak,harian62.info -
Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat pesisir melalui program Kapal Perpustakaan Terapung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di kawasan pesisir Sungai Kapuas, tepatnya di Alun-Alun Kapuas, Pontianak. Program ini menyasar masyarakat pesisir, khususnya anak-anak sekolah dasar, sebagai upaya menumbuhkan minat baca sejak dini.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Kanit 1 SAR Binmas Air Ditpolairud Polda Kalbar, AKP M. Taslim, dan turut dihadiri oleh Danpal Batu Layang VI-3002 Aiptu Bambang Sutrisno bersama empat personel staf Subdit Patroli Airud, serta siswa-siswi SD di sekitar lokasi kegiatan.
Dalam arahannya, AKP M. Taslim menyampaikan bahwa program Kapal Perpustakaan Terapung merupakan sarana untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pengetahuan masyarakat pesisir.
“Melalui program ini, kami berharap dapat menumbuhkan minat baca masyarakat, menambah wawasan umum, serta memberikan edukasi yang bermanfaat, meskipun dengan fasilitas yang sederhana,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing dengan menjadi “polisi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.”
AKP M. Taslim juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak, khususnya dalam menghindari penyalahgunaan narkoba, serta menjaga nilai-nilai etika dan norma sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Ditpolairud Polda Kalbar juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Perpustakaan dan KPAI Kota Pontianak, guna memperluas jangkauan layanan perpustakaan terapung di wilayah pesisir Sungai Kapuas.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta, terutama anak-anak yang terlihat aktif membaca berbagai jenis buku, mulai dari ilmu pengetahuan (sains), pengetahuan umum, hingga pertanian.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung pembangunan SDM unggul, khususnya di wilayah pesisir dan perairan Kalimantan Barat.
(Bgs-Red)

0 Komentar