KAJATI Kalbar Terima PKBM Award 2026, Resmi Jadi Bapak Asuh PKBM

                                            Dorong Solusi Nyata Atasi Anak Putus Sekolah

Pontianak,harian62.info -

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar), Dr. Emilwan Ridwan, menerima PKBM Award 2026 dalam kategori instansi peduli pendidikan nonformal. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang PKBM Award Kalimantan Barat yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar. 21 April 2026


Dalam momentum yang sama, Kajati Kalbar juga resmi ditunjuk sebagai Bapak Asuh PKBM se-Kalimantan Barat, sebuah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan masyarakat dalam menekan angka anak putus sekolah.


Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, unsur Forkopimda, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, para kepala daerah se-Kalbar, serta perwakilan BUMN/BUMD dan penggiat PKBM.


Dalam sambutannya, Emilwan menegaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.


“Anak putus sekolah bukan sekadar angka statistik. Di balik itu ada masa depan yang terancam. Jika tidak ditangani serius, ini bisa berkembang menjadi persoalan sosial bahkan hukum di kemudian hari,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa penanganan persoalan ini tidak cukup hanya mengembalikan anak ke jalur pendidikan, tetapi juga harus disertai dengan pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.


“Pendidikan kesetaraan saja tidak cukup. Mereka harus dibekali keterampilan kerja, soft skills, serta pembentukan karakter dan kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kajati menyoroti peran strategis PKBM sebagai ujung tombak pendidikan nonformal. Menurutnya, PKBM harus berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat belajar.


“PKBM harus menjadi ruang transformasi sosial melahirkan kemandirian dan daya saing generasi muda,” katanya.


Sebagai Bapak Asuh PKBM, Kejati Kalbar berkomitmen mendorong penguatan kelembagaan PKBM, memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta meningkatkan literasi hukum di masyarakat.


“Kejaksaan tidak ingin hanya hadir di hilir saat masalah muncul. Kami ingin hadir di hulu, melakukan pencegahan. Karena persoalan sosial yang dibiarkan akan bermuara pada persoalan hukum,” tegas Emilwan.


Ajang PKBM Award 2026 ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi bagi para pegiat pendidikan masyarakat serta penguatan komitmen lintas sektor dalam menekan angka putus sekolah di Kalimantan Barat.


Menutup sambutannya, Kajati Kalbar mengajak seluruh elemen untuk menjadikan program ini sebagai gerakan bersama.


“Tidak boleh ada anak Kalimantan Barat yang tertinggal dari akses pendidikan dan keterampilan. Kita harus ubah narasi anak putus sekolah menjadi generasi yang bangkit, berdaya, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.


(Bsg-Red)

0 Komentar

KLIK DISINI untuk bergabung