JAKARTA,harian62.info —
Tarian dan atraksi barongsai memeriahkan pembukaan Festival Cap Go Meh 2026/2577 di kawasan Ruko 1000 Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (28/2/2026). Parade barongsai yang mengelilingi area ruko tersebut menyedot perhatian warga yang antusias menyaksikan langsung pertunjukan.
Sejumlah warga tampak memadati sepanjang jalur parade untuk mengabadikan momen serta menikmati rangkaian pertunjukan yang menjadi bagian dari perayaan hari besar masyarakat Tionghoa tersebut.
Handi, salah satu warga Ruko 1000 Taman Palm, mengaku datang bersama keluarganya untuk ikut memeriahkan acara.
“Ya kita hadir memeriahkan acara, ini saya ajak keluarga,” ujar Handi.
Menurut dia, perayaan Cap Go Meh sarat makna harapan akan kehidupan yang lebih baik. “Cap Go Meh menggambarkan harapan yang cerah, kemakmuran dan kebahagiaan. Semoga tahun ini lebih sukses dan tetap bahagia,” tambahnya.
Pengurus RW 017 setempat menjelaskan, kegiatan tersebut diprakarsai atas keinginan warga dengan dukungan iuran bersama, kas pengurus lingkungan, serta sponsor dari sejumlah warga.
“Ini kolaborasi antara panitia, pengurus lingkungan, dan warga. Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik,” katanya.
Ketua panitia, Andi Tjong, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan yang turut membantu kelancaran kegiatan. Ia berharap penyelenggaraan festival ke depan dapat semakin baik.
“Terima kasih pada semua pihak yang telah menyukseskan dan mengamankan kegiatan. Ruko 1000 adalah kawasan plural yang Pancasilais,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi perayaan hari-hari besar keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman.
“Jakarta Barat adalah rumah bersama yang dikenal dengan keanekaragamannya. Momentum Cap Go Meh menjadi pengingat untuk terus menjaga keharmonisan dan merawat lingkungan,” kata Yuli.
Sebelum acara inti, kegiatan diawali dengan parade barongsai dan barisan pertunjukan, dilanjutkan hiburan penyanyi Mandarin, permainan potluck, serta pembagian door prize. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Romo Rafian sebelum ramah tamah warga.
(RA)



0 Komentar